JATIMPEDIA, Situbondo - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur menunda keberangkatan kapal motor penyeberangan rute Jangkar, Situbondo ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, karena cuaca ekstrem.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid mengatakan, sebelumnya pihaknya juga melakukan penundaan aktivitas penyeberangan rute Jangkar - Raas, Sumenep selama sepekan karena cuaca ekstrem.
"Sebelumnya kami juga melakukan penundaan keberangkatan kapal penyeberangan rute Jangkar - Raas selama sepekan mulai tanggal 10-17 Januari 2026," ujar Abdul Hamid, Rabu (21/1/2026).
Penundaan keberangkatan kapal dikarenakan cuaca ekstrem, sama halnya dengan yang dilakukan penundaan hari ini, karena cuaca di perairan laut Sumenep, Madura cukup ekstrem, angin kencang dan ketinggian gelombang mencapai 3,5 meter.
"Keberangkatan kapal feri untuk rute Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan Kabupaten Sumenep, kembali ditunda keberangkatannya karena cuaca ekstrem," tegas Abdul Hamid.
Berbeda dengan aktivitas pelayaran rute Pelabuhan Jangkar-Lembar NTB yang diizinkan berlayar karena cuaca di perairan laut Bali Utara masih bisa dilalui kapal motor penyeberangan karena cuaca mendukung.
"Sesuai peringatan dari KSOP mengenai cuaca buruk di perairan Madura, maka aktivitas pelayaran rute Situbondo-Madura ditunda sementara mulai tanggal 21-24 Januari mendatang," tegasnya.
Editor : Rofiq