AISI Proyeksikan Penjualan Motor 2026 Tembus 6,7 Juta Unit

JATIMPEDIA, Surabaya - Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan penjualan sepeda motor domestik pada 2026 akan bertahan di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit.

Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menjelaskan bahwa target tersebut bersifat moderat dan konservatif, karena disamakan dengan sasaran untuk tahun 2025.

"Kami sudah pasang target, angkanya berkisar 6,4 juta sampai 6,7 juta unit di 2026. Betul, sama dengan tahun 2025," ujar Sigit, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Data AISI menunjukkan realisasi penjualan sepanjang 2025 mencapai 6,41 juta unit.

Pencapaian tahunan tersebut ditopang oleh kinerja kuat di akhir tahun, dimana penjualan Desember 2025 melonjak 14% menjadi 461 ribu unit dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang 403 ribu unit.

Dengan demikian, realisasi 2025 telah memenuhi target minimal asosiasi yang berada dalam rentang 6,4 juta - 6,7 juta unit.

Di sisi ekspor, kinerja kendaraan rakitan lengkap atau Completely Built Up (CBU) justru terkontraksi. Ekspor CBU 2025 tercatat 544 ribu unit, turun 4,9% dibandingkan realisasi 2024 sebesar 572 ribu unit.

Di tahun 2025,  ekspor Completely Knocked Down (CKD) mencapai 8,13 juta unit. Lalu, ekspor part by part mencapai angka 138 juta unit di sepanjang tahun 2025.

Sigit mengungkapkan beberapa faktor pendorong ketahanan pasar domestik, terutama kemudahan akses kredit dari lembaga pembiayaan (leasing).

Kebijakan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) yang menunda penerapan pajak progresif atau opsen kendaraan bermotor juga turut meringankan beban fiskal konsumen.

Namun, pertumbuhan pasar pada 2026 sangat bergantung pada faktor makroekonomi.

AISI juga mempertimbangkan faktor global, namun berharap muncul potensi pendorong (windfall) pada semester II/2026, seperti kenaikan harga komoditas yang dapat meningkatkan daya beli.

Akselerasi Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah dinilai berpeluang memberikan dampak multiplier yang positif bagi penjualan sepeda motor, jika terealisasi sesuai target.

"Kami sangat berharap pertumbuhan ekonomi ini benar-benar bisa dirasakan dampaknya. Karena kalau pertumbuhan ekonomi ini melambat, ya kami berpotensi untuk tidak mencapai target tersebut," pungkasnya.

Berita Terbaru

Rossa Jadi Brand Ambassador Changhong

Produsen peralatan elektronik rumah tangga Changhong Indonesia menunjuk penyanyi Rossa sebagai Brand Ambassador eksklusif melalui kampanye bertajuk "Langgeng Be …