Bulog Madiun Sebut Serapan Jagung 1.455 Ton

JATIMPEDIA, Madiun  - Serapan jagung yang dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang Madiun dari petani pada 2025 boleh dibilang cukup bagus.

Meski tidak memenuhi target, namun serapan yang dicapai menjadi yang terbanyak diantara Cabang Bulog lain di Jawa Timur.

Pemimpin Cabang, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun Agung Sarianto mengatakan, pada 2025 serapan jagung mencapai 1.455 ton. “’Alhamdulillah jumlah itu masih terbanyak pertama di antara Cabang Bulog lainnya di Jawa Timur,” ujar dia.

Agung merinci, semula Bulog Kantor Cabang Madiun mendapatkan target serapan jagung sekitar 9.500 ton. “Tapi dalam perjalananya, ada ada penyesuaian kembali untuk target jagung itu,” ucap dia.

Realisasi jagung tersebut, paling besar berasal dari wilayah Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun.

“Kalau di Kota Madiun karena lahan (pertanian jagung) terbatas, kami dibantu yang dikelola Dinas Pertanian dan Polres ada sekita 15 ton ke kami,” ucap dia.

Agung menjelaskan, karena realiasasi cukup bagus, diperkirakan pada 2026 akan meningkat. “Banyak hal ya, untuk yang tahun depan, saat di-spill targetnya akan naik. Makanya ini nanti akan kami laksanakan bareng-bareng dengan Pemerintah Daerah,” ucap dia.

Lebih lanjut, Agung optimistis serapan jagung pada 2026 ini juga akan cukup bagus. “Jujur saja, pada 2025 ini kami ibaratnya baru berkenalan dengan petani jagung. Nah, sekarang dari modal itu, di tahun ini bisa kami gas lagi nantinya,” ujar dia.

Agung menjelaskan, serapan jagung tersebut, nantinya akan dimanfaatkan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). "Jadi SPHP jagung ini disalurkan pada peternak di beberapa wilayah seperti Ngawi, Ponorogo, Blitar dan daerah lainnya," ucap dia.

Berita Terbaru