JATIMPEDIA, Medan - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, memastikan bahwa Pelabuhan Belawan tetap beroperasi optimal meski wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh tengah dilanda banjir bandang akibat cuaca ekstrem.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis, menyampaikan rasa prihatin atas bencana yang melanda sejumlah daerah tersebut. Namun ia menegaskan bahwa seluruh layanan bongkar muat di Pelabuhan Belawan masih berjalan normal melalui koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan pelabuhan.
“Seluruh tim operasional kami siagakan 24 jam, termasuk langkah mitigasi risiko guna memastikan keselamatan operasional pelabuhan dan kelancaran arus logistik tetap stabil,” jelas Khoiruddin.
Selain kesiagaan penuh, Pelindo Multi Terminal Belawan secara berkala memantau informasi terbaru dari BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, terutama terkait kondisi cuaca maritim, pergerakan pasang surut, dan keamanan pelayaran.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk selalu mengikuti informasi terkini agar setiap proses bisnis tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.
Menjamin Kelancaran Arus Logistik Nasional
Pelindo Multi Terminal Belawan memastikan seluruh layanan beroperasi penuh untuk mendukung:
-Mobilisasi distribusi komoditas dari dan menuju Sumatra
-Kelancaran rantai pasok antarpelabuhan nasional
-Stabilitas arus logistik bagi kebutuhan industri, perdagangan, dan masyarakat
-Dukung Distribusi Bantuan Pascabencana
Khoiruddin menegaskan bahwa Pelabuhan Belawan siap mendukung upaya pemulihan pascabencana yang terjadi di berbagai daerah Sumatra.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk melayani distribusi bantuan logistik yang akan disalurkan kepada masyarakat,” tutupnya.
Dengan kesiapan operasional ini, Pelabuhan Belawan tetap menjadi titik vital pergerakan logistik nasional meski cuaca ekstrem terus melanda sejumlah wilayah
Editor : Rizky