JATIMPEDIA, Batam - Misi Dagang Jawa Timur di Batam menghasilkan langkah strategis dengan ditandatanganinya tiga Letter of Intent (LoI) antara pelaku usaha Jatim dan Malaysia. Penandatanganan ini disaksikan langsung Atase Perdagangan KBRI Malaysia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa kerja sama dengan Malaysia menjadi bagian penting dari perluasan pasar ekspor Jatim. “Selain transaksi domestik, hari ini kami menandatangani LoI dengan nilai Rp 3,296 triliun,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Tiga perusahaan Malaysia yang menandatangani LoI adalah Eramas Group, Eng Sheng Sdn Bhd, dan Mentrade Marine Sdn Bhd. Mereka bekerja sama dengan PT Starindo Anugerah Abadi, CV Pandafood Industry, dan PT Jayaditya Aswani Mandiri.
Komoditas yang diminati Malaysia berasal dari sektor pangan, kelautan, dan pengolahan seperti tembaga, cassava, frozen coconut cream, kerupuk mentah, serta produk kering. Pasar Johor dan Singapura disebut menjadi target berikutnya.
“Malaysia membutuhkan suplai untuk industri pengolahan di Johor. Kami memastikan produk Jatim bisa memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Khofifah. Ia juga menekankan pentingnya koneksi Kepri–Johor–Singapura.
Kepala DPMPTSP Jatim disebut sedang melakukan pendalaman untuk memaksimalkan potensi ekspor ke dua negara tersebut. Upaya ini sejalan dengan strategi Jatim memperluas pasar luar negeri.
Sejak 2022 hingga 2025, Jatim telah enam kali menggelar misi dagang luar negeri dengan total potensi transaksi mencapai Rp 5,896 triliun. “Ini strategi kami menarik investasi asing dan memperkuat ekspor,” sambung Khofifah.
Editor : Arif
URL : https://jatimpedia.id/news-13636-jatim-dan-malaysia-tandatangani-tiga-letter-of-intent