JATIMPEDIA, Tulungagung -Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan kembali menerapkan skema parkir berlangganan mulai 2026 setelah pendapatan asli daerah (PAD) sektor parkir non-berlangganan dinilai tidak optimal.
Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran Dinas Perhubungan Tulungagung Ronald Soesatyo di Tulungagung, Jumat, mengatakan penerapan kembali parkir berlangganan telah mendapatkan persetujuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dengan keputusan itu, seluruh kantung parkir di Tulungagung tidak lagi menggunakan sistem parkir non-berlangganan.
"Teknisnya sama seperti sebelumnya. Pemilik kendaraan akan membayar tarif parkir saat perpanjangan STNK tahunan atau her STNK," kata Ronald Soesatyo.
Menurut dia, skema parkir non-berlangganan yang dijalankan sejak 2024 memang tidak mampu mencapai target.
Target PAD parkir 2025 hanya sekitar Rp1,6 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan target 2023 yang mencapai Rp7 miliar.
Dengan sistem berlangganan, PAD parkir tahun depan diprediksi mencapai Rp9 miliar yang dihimpun dari 18 kantung parkir di kawasan perkotaan serta sejumlah titik parkir lain di 19 kecamatan sesuai perda terbaru.
"Kalau perda lama acuan kami hanya 18 titik wilayah kota. Perda baru menetapkan tambahan kantung parkir di 19 kecamatan," ujarnya.
Ronald menambahkan Dishub saat ini menyiapkan administrasi serta intensif melakukan sosialisasi sebelum skema baru itu mulai berlaku.
Dalam waktu dekat, Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung dan Bapenda Jatim juga akan menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) terkait pembagian pendapatan.
Pendapatan kotor parkir berlangganan diperkirakan mencapai Rp11,8 miliar, yang kemudian dibagi tiga antara Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung dan Pemprov Jatim.
"Pembagiannya yakni Pemprov Jatim 13 persen (Bapenda Jatim 10 persen, Polda Jatim tiga persen), Polres Tulungagung 5 persen, dan Pemkab Tulungagung 82 persen. Dengan skema itu, PAD bersih yang diterima pemkab sekitar Rp9 miliar lebih," pungkasnya.
Editor : Arif
URL : https://jatimpedia.id/news-13581-pemkab-tulungagung-mulai-terapkan-parkir-berlangganan-tahun-2026