32 Naskah Kuno Berhasil Terdata, Wabup Sampang: Ini Meningkatkan SDM

JATIMPEDIA, Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Workshop Identifikasi Naskah Kuno di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip).


Wakil Bupati, H. Ahmad Mahfudz menyatakan, bahwa semua pihak sudah memiliki kesadaran dan komitmen untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya, khususnya yang berupa naskah-naskah dan manuskrip kuno. 


"Semoga ini menjadi titik tolak untuk revitalisasi dan penguatan upaya pelestarian warisan budaya kita," ujar Mahfudz.


Menurutnya, budaya bukan sekedar seni tradisi atau kuliner, tetapi juga manuskrip dan pengetahuan atau wawasan yang diwariskan dari generasi ke generasi.


Selain itu, pelestarian naskah kuno juga mendukung misi Pemkab Sampang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan pendidikan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. 


"Saya sangat berharap bahwa forum workshop ini bisa memberikan dampak signifikan, khusus bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian dan pewarisan naskah manuskrip kuno," harapnya.


"Saya berharap semakin banyak naskah kuno di kabupaten Sampang yang berhasil diidentifikasi, didokumentasikan, dan dilestarikan baik secara fisik maupun digital," imbuh Mahfudz.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Dispusip Sampang, Kurnia Sufartina menyebut ada 32 naskah kuno telah berhasil terdata, yang seluruhnya berasal dari koleksi pribadi masyarakat. 


“Semua naskah ini kami alih media sebagai penyelamatan naskah dan di daftarkan pada Khastara - Khasanah Naskah Nusantara Perpustakaan Nasional," ucapnya.


"Dispusip Sampang berharap dapat membangun kesadaran kolektif untuk menjaga warisan budaya lokal, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengenal sejarah daerahnya secara lebih mendalam," pungkas Kurnia.

Berita Terbaru