JATIMPEDIA, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperkuat kerja sama internasional dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dengan menggandeng Pemerintah Kota Kitakyushu, Jepang, serta Institute for Global Environmental Strategies (IGES).
Kolaborasi ini diarahkan untuk mewujudkan model ekonomi sirkular yang lebih efektif dan aplikatif di tingkat daerah.
Pertemuan yang digelar di Ruang Tamu Swagata Pendopo Pemkab Jombang, Selasa (18/11/2025), dipimpin Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, didampingi Asisten Administrasi Umum Syaiful Anwar dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jombang, Miftahul Ulum. Delegasi Jepang hadir melalui perwakilan Kitakyushu City, IGES, serta Komunitas Nol Sampah Surabaya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Salmanudin mengapresiasi capaian Kota Kitakyushu yang dikenal sebagai salah satu kota percontohan dunia dalam pembangunan berkelanjutan. Ia menilai kolaborasi ini penting untuk mempercepat transformasi tata kelola sampah di Jombang. “Kami berharap Kabupaten Jombang dapat melakukan hal yang sama. Dan mohon, pengalaman, kisah sukses, serta pendampingan dapat juga dibagikan untuk mewujudkan tata kelola sampah berkelanjutan,” ujarnya.
Wakil Bupati juga memaparkan kondisi pengelolaan sampah di Jombang. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, timbulan sampah harian mencapai 530 ton. Dari jumlah tersebut, 57 persen telah berhasil dikelola melalui sistem pemilahan, komposting, bank sampah, hingga peran sektor informal. Berbagai program edukasi lingkungan seperti Sekolah Adiwiyata, Ecopensantren, Kampung Iklim, hingga gerakan Sampah Jadi Sedekah (SAJADAH) turut dijalankan.
Selain itu, Jombang telah mengoperasikan TPA dengan konsep sanitary landfill yang dilengkapi fasilitas pemilahan dan komposting. “Komitmen kami mendukung pengembangan sirkular ekonomi mulai dari pembiasaan memilah sampah, pengembangan bank sampah, TPS3R, TPA sanitary landfill, serta mendukung rantai bisnis industri daur ulang,” tegasnya.
Pemkab Jombang berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong tumbuhnya industri daur ulang sebagai sektor ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja dan menambah pendapatan daerah.
Usai audiensi, delegasi Jepang bersama Kepala DLH Jombang melanjutkan kunjungan kerja ke sejumlah industri daur ulang, termasuk PT Bumi Indus Padma Jaya, PT Indonesia Royal Paper, dan PT Sumber Barokah Polymer Jogoroto, sebagai bagian dari pendalaman teknis dan peluang kolaborasi lanjutan.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-13267-pemkab-jombang-gandeng-kota-kityakushu-jepang-kelola-sampah