JATIMPEDIA, Gresik - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri yang merupakan bagian dari holding Pupuk Indonesia, terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Bersama lebih dari 61 ribu petani yang dikenal sebagai “Pahlawan Pangan”, perusahaan ini menjalankan program Agrosolution 2025, sebuah inisiatif yang terbukti meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani di berbagai daerah di Indonesia.
Pada momentum Hari Pahlawan, Selasa (11/11/2025), Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, baik melalui penyaluran pupuk bersubsidi maupun implementasi program Agrosolution yang sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Asta Cita—yakni mendorong kemandirian bangsa lewat kedaulatan pangan.
“Makna pahlawan kini semakin luas. Petani adalah pahlawan bangsa yang menjaga kedaulatan melalui ketahanan pangan. Petrokimia Gresik akan selalu setia mendampingi petani untuk mewujudkan kemandirian bangsa lewat sektor pertanian, salah satunya melalui program Agrosolution,” ujar Daconi.
Selama periode Januari–Oktober 2025, Petrokimia Gresik menggandeng 61.112 petani dalam pelaksanaan Agrosolution, meningkat dibandingkan 60.558 petani pada 2024. Program ini mencakup berbagai komoditas seperti padi, tebu, jagung, bawang merah, cabai, kopi, tembakau, ubi jalar, hingga beragam tanaman buah dan hortikultura lainnya.
Dampaknya pun nyata. Pada 2024, implementasi Agrosolution berhasil meningkatkan produktivitas tebu hingga 33%, padi 16%, dan jagung 21%, di samping peningkatan signifikan pada komoditas lainnya.
“Jika pola budidaya dalam Agrosolution diadopsi lebih luas, produktivitas pertanian nasional tentu dapat meningkat lebih pesat,” tambah Daconi.
Diluncurkan sejak 2021, program Agrosolution mengusung konsep ekosistem pertanian terpadu dari hulu hingga hilir, mencakup aspek on-farm dan off-farm. Petrokimia Gresik menggandeng berbagai stakeholder, termasuk lembaga perbankan untuk dukungan permodalan, lembaga asuransi, hingga offtaker pertanian yang membantu pemasaran hasil panen.
Dalam pelaksanaannya, Petrokimia Gresik aktif melakukan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit, serta uji tanah melalui Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. Perusahaan juga menyediakan agro input berupa pupuk nonsubsidi untuk mendukung kebutuhan petani.
Dengan dukungan teknologi dan pendampingan tersebut, petani memperoleh rekomendasi pemupukan presisi sesuai kondisi tanah dan kebutuhan tanaman, sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efektif dan efisien.
“Petrokimia Gresik memiliki teknologi dan produk unggulan untuk mendukung pertanian modern yang produktif. Kami akan terus berjalan bersama Pahlawan Pangan demi mewujudkan pertanian maju dan masa depan bangsa yang lebih baik,” tutup Daconi.
Editor : Arif