JATIMPEDIA, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi suku bunga kredit perbankan masih berpotensi turun hingga akhir tahun. Prediksi ini sejalan dengan tren pelonggaran kebijakan moneter dan ekspektasi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada triwulan IV-2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menjelaskan, penurunan BI Rate sepanjang tahun ini telah diikuti oleh penurunan suku bunga perbankan. Berdasarkan data Agustus 2025, rata-rata suku bunga kredit rupiah turun 44 basis poin (bps) untuk kredit investasi dan 31 bps untuk kredit modal kerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Umumnya, penurunan BI rate akan diikuti penurunan suku bunga kredit dengan jeda waktu beberapa periode. Oleh karena itu, suku bunga kredit diperkirakan masih akan menurun sebagai respons dari penurunan BI rate pada 2025," ujar Dian dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (3/11/2025).
Dian menambahkan, dengan ekspektasi penurunan suku bunga global pada triwulan IV 2025, ruang pelonggaran di sektor perbankan domestik masih terbuka. Namun, kecepatan penyesuaian suku bunga kredit akan sangat bergantung pada strategi masing-masing bank dalam mengelola struktur pendanaan dan biaya dana (cost of fund/CoF).
"Bank perlu mengelola strategi pendanaan mereka, khususnya untuk meningkatkan porsi dana murah, agar dapat menciptakan ruang penurunan suku bunga kredit," jelasnya.
OJK juga mengingatkan agar penyesuaian suku bunga dilakukan secara bertahap dan sejalan dengan kondisi pasar serta rasio keuangan yang sehat. Langkah ini penting untuk menghindari persaingan bunga yang tidak sehat di sektor perbankan.
Selain itu, Dian menekankan pentingnya transparansi dan perlindungan konsumen dalam setiap penyampaian informasi produk perbankan. “Bank wajib memberikan informasi yang jelas agar nasabah memahami karakteristik dan risiko dari setiap produk yang ditawarkan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan (BI rate) di level 4,75% pada Oktober 2025, setelah sebelumnya memangkasnya secara bertahap sejak Juli hingga September. Pelaku pasar memperkirakan BI masih memiliki ruang untuk kembali menurunkan suku bunga pada akhir tahun guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-12972-ojk-prediksi-suku-bunga-triwulan-iv-masih-bisa-turun