Pemkab Jember Selesaikan Honorarium 14.600 Guru Ngaji

JATIMPEDIA, Jember  -Pemerintah Kabupaten Jember terus menuntaskan penyaluran honorarium bagi guru ngaji di seluruh wilayah. 

Hingga pertengahan Oktober 2025, sebanyak 14.600 penerima telah menerima haknya dari total target yang tercantum dalam Surat Keputusan Bupati.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa proses pencairan dilakukan secara bertahap di 31 kecamatan.

Hingga Kamis (16/10/2025), penyaluran tahap pertama di 23 kecamatan sudah rampung, sementara delapan kecamatan lainnya akan diselesaikan pekan depan.

“Untuk delapan kecamatan sisanya, InsyaAllah akan kita selesaikan hari Senin dan Selasa depan setelah verifikasi administrasi rampung,” ujar Nurul, Jumat (17/10/2025). 

Nurul menambahkan, kendala yang dihadapi bersifat teknis, seperti perbedaan huruf dalam nama, kesalahan nomor induk kependudukan (NIK), serta keterlambatan pembukaan rekening Bank Jatim oleh penerima. 

Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh penerima tetap akan memperoleh haknya setelah proses verifikasi tuntas.

“Ada sekitar 6.700 penerima di delapan kecamatan seperti Arjasa, Ajung, Gumukmas, Umbulsari, Silo, Rambipuji, dan Bangsalsari yang akan dicairkan pada tahap dua,” tambahnya.

Di Kecamatan Pakusari, pencairan dilakukan langsung di kantor desa Patemon, dengan menghadirkan petugas dari Bank Jatim agar guru ngaji tidak perlu datang ke kantor cabang.

Dari total 31 penerima di desa tersebut, 29 orang telah menerima honorarium, sementara dua lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi rekening.

Pj. Kepala Desa Patemon, Siti Muslihatin, menyampaikan apresiasi atas kemudahan layanan pencairan yang diberikan Pemkab Jember.

“Tidak ada potongan sepersen pun, karena ini bentuk penghormatan bagi para pengajar ngaji yang berjasa mendidik anak-anak,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan, seluruh proses penyaluran dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan tanpa potongan.

Honorarium tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap para guru ngaji yang berperan penting dalam membangun karakter dan moral generasi muda Jember.

Berita Terbaru