Hingga September 2025, Stasiun Malang Layani 1,6 Juta Pelanggan

JATIMPEDIA, Malang - Kinerja Stasiun Malang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga September 2025, total 1.606.748 pelanggan telah dilayani, meningkat 7,9 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 1.488.993 pelanggan.

 

“Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus menandakan tingginya mobilitas warga serta tumbuhnya sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah Malang Raya,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Selasa (14/10/2025).

Dari total tersebut, 792.964 pelanggan tercatat naik dan 813.784 pelanggan turun di Stasiun Malang. Kelas ekonomi menjadi yang paling diminati dengan total 1.010.747 pelanggan, terdiri dari 499.900 pelanggan naik dan 510.847 pelanggan turun. 


“Data ini menunjukkan bahwa layanan kereta api kelas ekonomi masih menjadi favorit masyarakat berkat harga terjangkau, kenyamanan, serta ketepatan waktu yang andal,” ujarnya. 


Luqman juga menyebut, peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Malang menjadi bukti kuat bahwa kereta api kian menjadi moda transportasi pilihan utama masyarakat.

“Pertumbuhan pelanggan mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” tutur Luqman.

Ia menjelaskan, berbagai inovasi layanan turut mendorong tren positif tersebut, seperti peningkatan fasilitas ruang tunggu dan area keberangkatan, pengembangan layanan tiket digital, serta peningkatan konektivitas transportasi lanjutan di sekitar stasiun.


Menurutnya, sebagau pintu gerbang utama pariwisata Jawa Timur, Stasiun Malang berperan penting dalam mendukung mobilitas wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan, antara lain Kota Batu, Gunung Bromo, dan kawasan pantai selatan Malang.

“Kereta api telah menjadi moda andalan masyarakat dan wisatawan karena keandalannya serta dampak positifnya terhadap lingkungan. Setiap perjalanan kereta membantu mengurangi emisi karbon sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di Malang Raya,” jelasnya.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima melalui peningkatan fasilitas, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta pelatihan berkelanjutan bagi petugas layanan pelanggan.

“Kami ingin memastikan pelanggan di Malang dan sekitarnya mendapatkan pelayanan terbaik dari awal hingga akhir perjalanan. Keandalan dan kepuasan pelanggan adalah prioritas utama kami,” tandas Luqman.

 

Berita Terbaru