JATIMPEDIA, Banyuwangi -Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan lahan seluas sekitar 6-7 hektare di Kecamatan Muncar untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari program Kementerian Sosial yang menargetkan pembangunan 100 gedung SR di Indonesia tahun ini.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, lahan yang dipakai berasal dari aset pemerintah daerah. Nantinya, lahan tersebut akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial untuk dijadikan lokasi pembangunan gedung SR.
"Yang kami daftarkan ke Kementerian Sosial insyaallah di Kecamatan Muncar. Itu menggunakan lahan pemerintah daerah yang siap dihibahkan untuk sekolah rakyat," kata Bupati Ipuk, Jumat (3/10/2025).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menyebut Banyuwangi menjadi salah satu daerah prioritas pembangunan gedung SR permanen tahun ini. Gedung tersebut akan dilengkapi asrama siswa dan guru, aula, sarana olahraga, ruang ekstrakurikuler, serta area bermain.
"Mudah-mudahan tahun ini bisa dibangun dan tahun depan selesai. Jadi anak-anak akan pindah dari tempat sekarang ke gedung baru nantinya," ujar Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, saat berdialog dengan siswa SR di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar.
Saat ini, Banyuwangi memiliki dua sekolah rakyat yang masih menggunakan fasilitas sementara, yaitu SR Terintegrasi 2 di Kecamatan Licin dengan 250 siswa dan SR di BPVP Muncar dengan 73 siswa. Nantinya, jika gedung permanen rampung, seluruh siswa akan menempati lokasi baru dengan fasilitas lebih lengkap, termasuk seragam dan laptop untuk menunjang pembelajaran.
Editor : Rofiq