JATIMPEDIA, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama Polrestabes Surabaya, menggelar Kelas Parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Balai RW 6 Wonokusumo. Program edukasi ini digelar untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan.
Kegiatan bertema #RiseandSpeak: Wujudkan Ketahanan Keluarga, Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Bangkit dan Bersuara itu menghadirkan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Surabaya Inge Luthfie sebagai narasumber.
“Ini menjadi kewajiban kita semua. Seorang perempuan harus berani speak up untuk berbicara, menolak, dan melaporkan ketika ada kekerasan yang terjadi,” ucap Rini. Ia menambahkan, kekerasan kerap muncul dari keluarga yang tidak harmonis, sehingga edukasi menjadi bagian penting membangun ketahanan keluarga.
Rini juga menekankan perlunya efek jera bagi pelaku agar kasus serupa tidak berulang. “Harus ada efek jera supaya tidak terjadi lagi. Semoga ini juga menjadi efek jera bagi yang lain,” ujarnya.
Ia mengajak warga lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam program Kampung Pancasila. “Kalau ada hal mencurigakan, misalnya suara tangisan anak hampir setiap hari, tolong disampaikan. Jangan sungkan,” ucapnya.
Sementara itu, Inge Luthfie mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap bentuk kekerasan maupun pelecehan, termasuk lewat gawai. “Kita harus mengenali tanda-tanda pelecehan. Jangan sampai menormalisasi, lebih baik segera lapor,” katanya.
Inge menegaskan perempuan bukan objek pelecehan. “Jangan kita menormalisasi catcalling. Semua perempuan berhak mendapat perlakuan yang sama,” katanya.
Ia berharap aparat penegak hukum tidak terlalu banyak melakukan mediasi, melainkan memberikan hukuman tegas agar ada efek jera. Lebih jauh, Inge mengajak masyarakat menumbuhkan simpati dan empati agar tercipta lingkungan yang aman.
“Semoga kegiatan hari ini berefek dan bermanfaat. Antusiasme pesertanya sangat bagus, harapan kami kegiatan seperti ini bisa berlanjut dan menjangkau semua wilayah,” ujarnya. (ind)
Editor : indri fitria