JATIMPEDIA, Surabaya - Dibandingkan dengan tahun 2024, jumlah temuan barang di koper bagasi maupun tas kabin milik jemaah haji Embarkasi Surabaya yang dibongkar oleh petugas pada tahun 2025 ini mengalami penurunan. Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sugiyo, pada Senin (19/5/2025).
“Sejak awal, kami telah menginstruksikan kepada para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk membongkar koper para jemaah saat masih di daerah, sebelum dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dengan begitu, jika ditemukan barang-barang yang melebihi batas kapasitas penerbangan atau yang dilarang dibawa, bisa segera diantisipasi di daerah,” terang Sugiyo.
Sugiyo menyebutkan beberapa jenis barang yang ditemukan selama pemeriksaan, antara lain rokok lebih dari dua slop (lebih dari 200 batang), powerbank berkapasitas di atas 20.000 mAh, serta barang-barang yang salah penempatan.
“Powerbank hanya boleh dibawa di tas kabin atau tas tenteng. Jika ditemukan di dalam koper bagasi, maka koper akan dibongkar oleh petugas. Sebaliknya, benda tajam seperti gunting, pisau, silet, dan gunting kuku diizinkan masuk ke dalam koper bagasi. Namun, apabila ditemukan dalam tas tenteng saat pemeriksaan sebelum jemaah naik bus menuju bandara, barang tersebut akan diamankan,” jelasnya.
Selain itu, Sugiyo juga mengingatkan para jemaah mengenai ketentuan pembawaan cairan ke dalam kabin pesawat. Cairan, aerosol, dan gel (LAG) seperti sabun, sampo, dan parfum hanya diperbolehkan dalam kemasan maksimal 100 ml per wadah, dan harus dimasukkan ke dalam satu kantong plastik transparan berkapasitas 1 liter yang dapat ditutup rapat. “Jika jemaah membawa cairan melebihi batas tersebut, maka barang tersebut akan diamankan oleh petugas,” tegasnya.
Selain menyampaikan perkembangan seputar barang temuan, Sugiyo juga menyampaikan kabar duka dari Tanah Suci. “Satu jemaah Embarkasi Surabaya atas nama Soesanto Soemantri Notodiarjo (73 tahun) telah wafat pada Sabtu (17/5/2025) pukul 21.30 Waktu Arab Saudi. Almarhum berasal dari Kota Surabaya dan tergabung dalam kloter 16. Saat ini jenazah telah dimakamkan di Komplek Pemakaman Baqi, Madinah,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya satu jemaah wafat, total jemaah Embarkasi Surabaya yang meninggal dunia hingga saat ini berjumlah lima orang. “Dua jemaah wafat di RS Haji, satu jemaah wafat di pesawat, dan dua jemaah lainnya wafat di Arab Saudi,” tambahnya.
Hingga Senin malam (19/5/2025), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan sebanyak 56 kelompok terbang (kloter) dengan total 21.254 jemaah, atau sekitar 58 persen dari total kuota 36.845 jemaah.
Memasuki gelombang kedua, yang dimulai dari kloter 51, Sugiyo mengimbau seluruh jemaah agar mengenakan pakaian ihram sejak dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Juanda menuju Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. (cin)
Editor : indri fitria
URL : https://jatimpedia.id/news-10111-jumlah-temuan-barang-di-koper-bagasi-jemaah-tahun-2025-menurun