China Kuasai 32,1 Persen Pasar Mobil Global, Chery dan Xpeng Genjot Ekspansi

JATIMPEDIA, Jakarta – Pasar otomotif global sepanjang Januari hingga September 2026 mencatatkan penjualan 7.252 juta unit, tumbuh 3 persen secara tahunan. China tetap menjadi kekuatan dominan dengan pangsa 32,1 persen atau setara 2.327 juta unit, meski angkanya sedikit menurun dibandingkan 2025 yang mencapai 35,4 persen.

Data tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), Cui Dongshu, yang menyebut bahwa penurunan pangsa China pada periode ini terutama disebabkan oleh pelemahan penjualan domestik pada awal tahun. Meski demikian, pasar China masih tercatat sebagai yang terbesar di dunia, jauh di atas Amerika Serikat yang menguasai 17,0 persen dengan 1.230 juta unit .

India menjadi sorotan sebagai pasar dengan pertumbuhan paling menjanjikan. Pangsa India naik menjadi 6,7 persen, didorong oleh pertumbuhan penjualan yang mencapai 22 persen. Sementara itu, merek-merek otomotif China seperti BYD, Geely, dan Chery terus memperkuat posisinya di kancah global. BYD mencatatkan pangsa 5,4 persen dan menempati peringkat kelima dunia, diikuti Geely di posisi ketujuh dengan 4,7 persen, dan Chery di peringkat kedelapan dengan 4,5 persen .

Chery Cetak Rekor Ekspor

Di sisi produsen, Chery Group mencatatkan kinerja impresif pada Oktober 2026 dengan penjualan global mencapai 295.934 unit, naik 5,3 persen secara tahunan. Angka ini menjadi rekor penjualan bulanan tertinggi bagi Chery. Ekspor menjadi motor penggerak utama dengan 200.618 unit, melonjak 58,7 persen, menjadikannya bulan ketiga sepanjang tahun ini di mana ekspor Chery menembus 200.000 unit .

Secara kumulatif, ekspor Chery sepanjang Januari-Oktober 2026 telah mencapai 1.751.766 unit atau tumbuh 64,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan kendaraan energi baru (NEV) Chery pada Oktober mencapai 140.893 unit, menempatkannya di tiga besar pasar NEV China .

Xpeng Mulai Jualan di 11 Negara Timur Tengah dan Afrika

Ekspansi produsen China tidak hanya terjadi di pasar tradisional. Xpeng resmi membuka penjualan untuk dua model SUV flagship mereka, GX dan G9L, di 11 negara Timur Tengah dan Afrika mulai 2 November 2026. Peluncuran yang digelar di Dubai tersebut menandai debut internasional GX di luar China .

Kedua model mengusung teknologi extended-range (EREV) Kunpeng yang dirancang untuk menjawab tantangan jarak tempuh jauh dan suhu ekstrem di kawasan tersebut. Xpeng mengklaim jarak tempuh gabungan maksimum mencapai 1.210 kilometer berdasarkan standar NEDC, dengan arsitektur 800V yang memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen hanya dalam 10,7 menit .

Di Uni Emirat Arab, Xpeng GX Flagship Edition dibanderol 299.000 dirham atau sekitar 81.410 dolar AS, sementara G9L memiliki harga pra-jual mulai 259.000 dirham. Xpeng menyebut pihaknya telah mengantongi lebih dari 4.000 pesanan untuk GX di kawasan Timur Tengah dan Afrika, termasuk 800 unit di UEA. Perusahaan menargetkan ekspansi ke lebih dari 20 negara dan wilayah pada 2027 dengan lebih dari 100 gerai penjualan dan layanan .

 

Editor : Taufiq

Berita Terbaru