Bogasari Mengajar, Siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Belajar Empat Produk Bakery

JATIMPEDIA, Boyolali – Kerinduan SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Jawa Tengah, untuk mendapatkan pelatihan langsung dari Bogasari akhirnya terjawab.

Selama dua hari, Senin-Selasa (2-3/11/2026), baker Bogasari Baking Center (BBC) Semarang, Imam Nurmansyah, memberikan pelatihan teori dan praktik pengolahan produk berbahan terigu kepada siswa dan guru jurusan kuliner.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan “Bogasari Mengajar” ini diikuti 50 siswa kelas X dan XI serta tiga guru kuliner. Para peserta mendapatkan materi pembuatan empat produk, yakni Choux Paste, Swiss Roll, Pisang Bolen Bandung, dan Soft Cookies Monster. Selain praktik, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai gandum, proses penggilingan, hingga aplikasi tepung terigu dalam berbagai produk makanan.

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Suprap, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesempatan tersebut. Sejak 2023, sekolahnya rutin melakukan kunjungan akademik ke pabrik Bogasari di Jakarta Utara. Namun, melalui program ini, siswa dan guru akhirnya dapat merasakan pelatihan langsung dari Bogasari di lingkungan sekolah.

“Kami menjadi sekolah pertama di Jawa Tengah yang mendapatkan kesempatan berharga ini. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi siswa dan guru kuliner serta nantinya dapat diteruskan kepada siswa lainnya,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Shirot Amin, berharap kerja sama ini dapat berlanjut melalui program magang bagi siswa dan guru, baik di Bogasari maupun UKM mitranya. Ia juga berharap dukungan Bogasari dapat membantu pengembangan produksi kue kering sekolah yang telah melibatkan ratusan siswa selama Ramadan dalam dua tahun terakhir.

Antusiasme juga dirasakan para peserta. Selain mendapatkan resep baru, siswa memperoleh berbagai tips dan teknik pengolahan bakery yang belum pernah dipelajari sebelumnya.

“Cara pengajarannya menarik dan mudah dipahami. Senang sekali mendapatkan pengajaran dari Bogasari. Seru dan menyenangkan,” ungkap Askia Qiraina Setyani Putri, siswa kelas XI Kuliner.

Manajer Pemasaran Bogasari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Edward Sopaheluwakan, mengatakan program Bogasari Mengajar merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda, khususnya di bidang kuliner.

“Harapannya, para siswa tidak hanya siap menjadi tenaga kerja, tetapi juga memiliki bekal untuk menjadi pelaku usaha setelah lulus. Bogasari berkomitmen tidak hanya tumbuh dalam industri makanan, tetapi juga tumbuh bersama dunia pendidikan,” ujar pria yang akrab disapa Edo tersebut.

Selain melalui Bogasari Mengajar, perusahaan juga kembali mengaktifkan Bogasari Baking Center (BBC) Semarang sejak 9 September 2026. Fasilitas pelatihan berkapasitas hingga 20 peserta ini terbuka untuk masyarakat umum, mulai dari pelaku UKM, ibu rumah tangga, pelajar hingga mahasiswa yang ingin memperdalam keterampilan pengolahan produk berbahan terigu.

Melalui berbagai program edukasi tersebut, Bogasari berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan wirausaha kuliner dan UKM makanan berbasis terigu di Jawa Tengah.

Editor : Rizky

Berita Terbaru