Warga Songon Banyuwangi Dilatih SIgap Kedaruratan

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di tingkat desa diperkuat melalui pembekalan pencarian dan pertolongan bagi masyarakat di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat ke-2 Tahun 2026 yang digelar Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi di Kantor Desa Songgon, Kamis, 24 September 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Direktorat Bina Potensi Tahun 2026. Pembekalan diarahkan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar untuk memberikan respons awal ketika terjadi keadaan darurat di lingkungan tempat tinggalnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam menghadapi kondisi kedaruratan sebelum petugas tiba di lokasi. Karena itu, peningkatan kapasitas warga perlu dilakukan agar respons awal dapat diberikan secara tepat dan tetap memperhatikan keselamatan.

“Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Pemahaman dasar mengenai pencarian dan pertolongan diharapkan dapat membangun kesiapsiagaan serta kemampuan memberikan respons awal sebelum bantuan petugas tiba,” kata Oka, Kamis, 24 September 2026.

Peserta mendapatkan materi mengenai substansi Basarnas, teknik pemindahan korban, Resusitasi Jantung Paru (RJP), Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta pengenalan kondisi darurat akibat gempa bumi. Materi disampaikan melalui teori dan praktik agar peserta dapat memahami langkah dasar yang dapat diterapkan ketika menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam Songgon, Pemerintah Desa Songgon, panitia, instruktur, serta unsur terkait lainnya. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Editor : Rofiq

Berita Terbaru