JATIMPEDIA, Jakarta - Pemerintah terus memacu konektivitas infrastruktur guna mendongkrak efisiensi logistik dan mobilitas di koridor ekonomi utama Jawa Tengah dan Yogyakarta. Terbaru, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk tengah mematangkan persiapan operasional Jalan Tol Prambanan-Purwomartani agar siap difungsikan secara fungsional pada periode Lebaran 2027.
Kehadiran ruas tol strategis ini diproyeksikan menjadi solusi konkret dalam memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalur nasional Solo-Yogyakarta, yang selama ini menjadi titik jenuh (kepadatan tinggi) setiap musim liburan dan momentum hari raya.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menegaskan bahwa peninjauan lapangan menunjukkan hasil positif. Progres konstruksi yang digarap oleh Jasa Marga dinilai telah memenuhi standar regulasi yang ketat.
"Progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Jasa Marga telah memenuhi persyaratan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan jalan tol," ujar Aan dalam keterangan resminya, dikutip Senin (6/7/2026).
Aan menambahkan, fokus utama otoritas saat ini adalah memastikan kesiapan teknis flyover exit Purwomartani agar mampu dioperasikan secara dua arah selama arus mudik dan balik. Rekayasa ini krusial untuk mendistribusikan volume kendaraan secara lebih merata dan mencegah terjadinya bottleneck.
Melalui skema ini, sebagian besar arus kendaraan dari jalur nasional akan langsung dialihkan menuju flyover Purwomartani-Candi Boko. Langkah ini diharapkan efektif mereduksi beban kepadatan di jalur arteri Solo-Yogyakarta.
"Kami berharap beroperasinya tol ini nanti dapat mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan dari jalan nasional," kata Aan.
Dari perspektif ekonomi, percepatan proyek ini tidak hanya sekadar memangkas waktu tempuh bagi pemudik. Tersambungnya ruas Tol Prambanan-Purwomartani diproyeksikan akan mempercepat distribusi barang dan jasa di segitiga emas pertumbuhan (Jogja-Solo-Semarang/Joglosemar).
Selain itu juga akan mempermudah akses wisatawan menuju kawasan cagar budaya Prambanan, Candi Boko, dan destinasi sekitarnya di Yogyakarta dan membuka peluang pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di sekitar exit tol.
Dengan target operasional fungsional pada Lebaran 2027, sinergi antara regulator dan Jasa Marga ini diharapkan mampu menghadirkan perjalanan yang tidak hanya lancar dan aman, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi penguatan konektivitas kawasan Yogyakarta dan sekitarnya.
Editor : Rizky
URL : https://jatimpedia.id/news-17283-tol-prambanan-purwomartani-bakal-beroperasi-mudik-lebaran-2027