JATIMPEDIA, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar bakti sosial sterilisasi kucing gratis di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekaligus menjadi upaya pengendalian populasi kucing liar yang terus bertambah di lingkungan permukiman.
Pelaksanaan program tersebut didukung oleh sejumlah mitra, di antaranya Yayasan Seribu Senyum, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur I, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair), serta Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya. Seluruh pihak berkolaborasi bersama DKPP Surabaya untuk menyukseskan kegiatan sterilisasi massal tersebut.
Kepala DKPP Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada kucing lokal yang populasinya berkembang cukup pesat dan kerap tidak terkendali. Selain menjaga kesehatan hewan, sterilisasi dinilai efektif untuk menekan pertumbuhan populasi kucing liar yang semakin banyak ditemukan di kawasan perkampungan maupun perumahan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong pemilik hewan peliharaan agar lebih bertanggung jawab terhadap kucing yang dipeliharanya. Di sisi lain, sterilisasi juga menjadi salah satu langkah untuk mengendalikan pertumbuhan populasi kucing liar di Surabaya,” ujar Nanik.
Sebanyak 100 ekor kucing lokal mengikuti program tersebut, terdiri dari 70 kucing jantan dan 30 kucing betina. Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melampaui kuota yang disediakan. Karena itu, DKPP melakukan seleksi administrasi dan penyaringan awal untuk menentukan peserta yang berhak mendapatkan layanan sterilisasi gratis.
Menurut Nanik, peserta program merupakan warga Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP Surabaya. Meski pendaftar melebihi kuota, proses verifikasi tetap dilakukan guna memastikan peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Peserta kegiatan merupakan warga Surabaya yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP Surabaya. Meski jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, proses seleksi administrasi dan penyaringan awal dilakukan untuk menentukan 100 peserta yang dapat mengikuti kegiatan,” tuturnya.
Ia menambahkan, seluruh kucing yang mengikuti program wajib berusia minimal enam bulan dan dalam kondisi sehat. Sebelum menjalani tindakan sterilisasi, setiap hewan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter hewan untuk memastikan kesiapannya menjalani prosedur operasi.
Editor : Arif