Proyek Tol Yogyakarta-Solo Ditargetkan Rampung 2028 MakroNasional

JATIMPEDIA, Yogyakarta  -Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Yogyakarta-Solo) terus dikebut setelah sempat difungsikan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Percepatan dilakukan untuk mengejar target konektivitas penuh dalam beberapa tahun ke depan.

Fokus utama saat ini berada pada segmen Prambanan-Purwomartani yang progresnya sudah mendekati rampung. Berdasarkan data terbaru per 15 April 2026, progres konstruksi di segmen tersebut telah mencapai 94,8%.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan pihaknya menerapkan skala prioritas pembangunan agar proyek berjalan lebih efektif.

Menurut dia, salah satu prioritas adalah pembangunan jalur dari Purwomartani menuju Ratu Boko yang terhubung dengan jalan nasional. Ruas tersebut akan diperlebar oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna mengurangi perlintasan sebidang (crossing) menuju Yogyakarta.

"Kami mendahulukan dari Purwomartani ke arah Ratu Boko, termasuk peningkatan jalan nasional oleh Kementerian PU untuk menghilangkan crossing," ujar Rivan, dikutip Minggu (3/5/2026).

Rivan menambahkan, percepatan proyek juga dilakukan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, terutama pada titik-titik yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, termasuk kawasan perkotaan.

Menurutnya, proses seperti relokasi rumah warga membutuhkan waktu sehingga harus ditangani secara hati-hati.

"Di wilayah kota ada pengalihan rumah dan sebagainya, tentu butuh waktu dalam penyelesaiannya," jelasnya.

Secara keseluruhan, proyek tol ini ditargetkan akan tersambung penuh pada 2028, menghubungkan ruas Yogyakarta-Solo dengan  Yogyakarta-Bawen. Saat ini, tahap persiapan lahan untuk mendukung konektivitas tersebut juga terus berjalan.

Rivan memastikan, hingga saat ini proses pembebasan lahan tidak mengalami kendala berarti dan masih sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

"Sejauh ini pembebasan lahan tidak ada kendala, semua berjalan sesuai perencanaan," kata dia. 

Berita Terbaru

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2

Pasca penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang berlaku sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang operating company PT Telkom …