JATIMPEDIA, Sumenep -Memasuki hari ketiga setelah perayaan Idulfitri 2026, kawasan wisata religi Asta Tinggi di Kabupaten Sumenep, Madura, masih dipenuhi arus peziarah dari berbagai penjuru daerah.
Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Sumenep sejak pagi hari tidak mampu meredam semangat masyarakat untuk datang berziarah ke kompleks pemakaman para raja Madura tersebut.
Para pengunjung terlihat berdatangan secara bergelombang, baik menggunakan bus rombongan wisata maupun kendaraan pribadi. Tujuan mereka sama, yakni memanjatkan doa dan berziarah di area yang dianggap sakral itu.
Pihak pengelola Asta Tinggi mencatat lonjakan jumlah pengunjung yang cukup tajam dibandingkan hari-hari biasa. Peningkatan ini sejalan dengan momentum arus mudik serta masa libur panjang Lebaran.
Menariknya, kondisi cuaca yang cenderung mendung justru dirasakan memberikan kenyamanan tersendiri bagi sebagian peziarah. Suasana yang sejuk membuat mereka betah berlama-lama berada di area pemakaman.
Diprediksi, tren peningkatan jumlah peziarah ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dengan puncak kunjungan diperkirakan terjadi saat perayaan Lebaran Ketupat.
Salah satu peziarah, Imam Hanafi, warga Kabupaten Sampang, mengaku tetap antusias datang meski hujan turun sejak pagi.
“Walaupun hujan, kami tetap berangkat karena ini sudah jadi tradisi keluarga setiap habis Lebaran. Justru suasananya lebih tenang untuk berdoa,” ujarnya, Senin (23/3).
Hal serupa disampaikan Munawarah, peziarah asal Sampang lainnya. Ia menilai cuaca mendung tidak mengurangi kekhusyukan saat berziarah.
“Tidak masalah hujan, malah terasa lebih sejuk dan nyaman. Kami bisa lebih lama di sini untuk mendoakan leluhur,” tuturnya.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-15464-libur-lebaran-peziarah-asta-tinggi-sumenep-tetap-ramai-