Terminal Teluk Lamong Catat Arus Petikemas Tumbuh 8 Persen di Februari 2026

JATIMPEDIA, Surabaya  - PT Terminal Teluk Lamong (PT TTL) mencatat kinerja positif pada Februari 2026 dengan capaian realisasi produksi petikemas sebesar 467.133 TEUs.

Angka tersebut meningkat signifikan sebesar 8,27 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Peningkatan kinerja ini sejalan dengan keberhasilan strategi operasional terminal dalam mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan dan distribusi logistik di wilayah Jawa Timur.

Secara umum, kenaikan arus petikemas PT TTL didorong oleh tambahan layanan (service) baru dari sejumlah pelayaran internasional di TPK Lamong. Selain itu, peningkatan aktivitas kapal di Terminal Nilam juga turut berkontribusi, seiring dengan penambahan tiga call kapal petikemas domestik.

Capaian produksi ini semakin memperkuat langkah perusahaan di awal tahun dalam upaya mencapai target kinerja sepanjang 2026.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, menyampaikan bahwa capaian kinerja di awal tahun ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan operasional terminal.

“Peningkatan volume petikemas dan aktivitas kapal menjadi indikator positif bahwa layanan operasional PT TTL semakin dipercaya oleh pelaku industri pelayaran dan logistik. Perusahaan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas terminal guna memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa,” ujarnya.

Kinerja positif tersebut juga didukung oleh keberhasilan strategi digitalisasi terminal melalui implementasi sistem Integrated Planning and Control. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas terminal sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di bidang operasional.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan arus petikemas menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT TTL telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya memastikan kesiapan peralatan dan kapasitas terminal, menyediakan area buffer zone bagi armada truk, serta mengimplementasikan Terminal Booking System untuk mengatur jadwal kedatangan truk.

Selain itu, perusahaan juga memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan logistik dan pengguna jasa. PT TTL memastikan bahwa kegiatan operasional selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri akan tetap berjalan lancar. 

Berita Terbaru