PLN UP 3 Gresik Sebut Pertumbuhan Kendaraan Listrik Masif

JATIMPEDIA, Gresik  - Manager PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menyebut pertumbuhan pengguna mobil listrik di wilayahnya menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu tercermin dari tingginya aktivitas pengisian daya di fasilitas PLN.

“Setiap hari, minimal ada 10 kendaraan listrik milik masyarakat Gresik yang mengisi daya di halaman kantor PLN UP3 Gresik. Angka ini terus bergerak naik seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, PLN terus menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk penguatan jaringan dan pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan. Ia menekankan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam membangun kepercayaan pasar terhadap kendaraan listrik.

Selain mendukung transisi energi, PLN juga menjalankan sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), termasuk di sektor pertanian melalui elektrifikasi dan bantuan sarana produksi. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas petani di tengah tekanan biaya operasional.

Dalam kesempatan itu,  Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat dukungannya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik seiring meningkatnya adopsi electric vehicle (EV) di Kota Wali. Dukungan tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik, Misbahul Munir, dalam agenda bersama PT PLN (Persero), Kamis (19/02).

Munir menilai transisi menuju kendaraan listrik selaras dengan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Sebagai salah satu pusat industri di Jawa Timur, Gresik dinilai memiliki kebutuhan sekaligus potensi untuk mengembangkan ekosistem EV secara lebih sistematis.

“Kami mengapresiasi PLN yang tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Gresik. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju energi yang lebih bersih dan kompetitif,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, sektor kelistrikan juga memberi kontribusi signifikan terhadap keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat penerimaan dari pajak penerangan jalan dan konsumsi listrik mencapai lebih dari Rp 253 miliar. Penerimaan tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam menopang belanja pembangunan dan pelayanan publik.

“Kontribusi pajak dari sektor kelistrikan cukup besar dalam struktur PAD kami. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar dampaknya terhadap pembangunan daerah semakin optimal,” kata Munir.

Berita Terbaru