Kelengkeng Semi Organik di Bojonegoro, Ratusan Pohon Hasilkan Cuan Bagi Petani Lokal

JATIMPEDIA, Bojonegoro - Budidaya kelengkeng semi-organik di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan. Di atas lahan seluas 3 hektare, sebanyak 600 pohon kelengkeng varietas Itoh dan New Kristal tumbuh subur dan menghasilkan buah berkualitas premium.

Berbeda dengan perkebunan konvensional, pengelolaan kebun kelengkeng ini mengedepankan konsep “back to nature”. Sejak awal penanaman, perawatan tanaman mengandalkan kompos alami untuk menjaga kesuburan tanah dan kekuatan akar, sementara penggunaan pupuk kimia ditekan seminimal mungkin.

Pujianto selaku pengelola kebun mengatakan, proses pematangan buah kelengkeng membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan. Panen raya dilakukan setahun sekali dan menjadi momen yang paling ditunggu setelah melalui proses perawatan yang cukup panjang.

“Untuk 64 pohon kategori besar saja, hasil panen bisa mencapai sekitar 2 ton dalam sekali panen,” ujarnya.

Dengan harga jual kelengkeng yang relatif stabil di kisaran Rp50 ribu per kilogram, budidaya ini dinilai bukan sekadar hobi pertanian, melainkan telah berkembang menjadi unit usaha yang menjanjikan. Jika dihitung dari total 600 pohon, potensi perputaran ekonomi yang dihasilkan tergolong besar.

Keberhasilan kebun kelengkeng ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Bojonegoro dan sekitarnya untuk mengembangkan budidaya buah-buahan bernilai jual tinggi dengan sistem ramah lingkungan. Varietas Itoh dan New Kristal sendiri dikenal memiliki daging buah tebal dan rasa manis, sehingga diminati pasar.

Berita Terbaru