Bangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Ditargetkan Tuntas Agustus

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen standar internasional dengan kapasitas 1.000 siswa di Kabupaten Banyuwangi, mulai dibangun dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis, mengatakan sekolah yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu ini dibangun oleh Kementerian PU di atas lahan seluas 7 hektare di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, yang disediakan oleh Pemkab Banyuwangi.

"Bangunan Sekolah Rakyat permanen sudah mulai dibangun, harapan kami pembangunan sekolah yang dirancang standar internasional ini berjalan lancar," ujarnya.

Ipuk menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat dengan arsitektur ruang yang sehat dan nyaman dan mempertimbangkan aspek bangunan ramah lingkungan hingga integrasi teknologi untuk praktik pendidikan yang inovatif.

Berbagai fasilitas yang akan dibangun di antaranya gedung sekolah, asrama putra dan putri masing-masing untuk jenjang SD, SMP dan SMA.

Selain itu, lanjut Bupati Ipuk, juga terdapat fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, basket dan atletik hingga gedung ibadah dan aula, nantinya pula mengakomodir arsitektur khas Banyuwangi.

"Targetnya Sekolah Rakyat ini akan selesai Agustus tahun ini, nanti siswa yang ada saat ini akan pindah, semoga sekolah ini membuat anak-anak betah dan semangat belajar karena sekolahnya di desain aman, nyaman dengan fasilitas yang lengkap," katanya.

Saat ini, di Banyuwangi sudah berdiri dua Sekolah Rakyat yang menempati bangunan sementara, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) Gedung Balai Diklat PNS di Kecamatan Licin, dan telah beroperasi sejak Juli 2025, dan di sekolah tersebut untuk jenjang SD-SMA dengan jumlah siswa 125 orang.

Selain itu, terdapat Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 (SRT 46) yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Kecamatan Muncar. Sekolah Rakyat yang diresmikan pada September 2025, memiliki jenjang mulai SD-SMA dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang.

Berita Terbaru