Koral Hias Banyuwangi Tembus Pasar AS, Sekali Kirim Raup Rp40 Juta

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor sekitar 200 keping koral atau karang hias hidup hasil budi daya PT Sri Kandi Aquarium, Kabupaten Banyuwangi ke Amerika Serikat dengan nilai mencapai 2.500 dolar AS.

Pelepasan ekspor tersebut berlangsung di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat.

"Hari ini kami melepas ekspor koral hidup tujuan Amerika Serikat, dan nilainya 2.500 dolar AS," kata Budi Santoso kepada wartawan usai pelepasan ekspor.

Menurut Budi, ekspor koral hias hidup tersebut menunjukkan bahwa produk lokal, termasuk hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memiliki peluang untuk menembus pasar internasional.

Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong promosi produk-produk lokal sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, baik dalam aspek pemasaran maupun peningkatan kapasitas melalui pelatihan.

Budi menjelaskan Kementerian Perdagangan memiliki perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di 33 negara.

" Tugas mereka adalah mencarikan pembeli atau mempromosikan produk-produk Indonesia, salah satunya seperti produk dari UMKM yang ada di Banyuwangi ini," ujarnya.

Sementara itu, Pemilik PT Sri Kandi Aquarium I Ketut Sukandi mengatakan koral hias hidup yang dikirim ke Amerika Serikat pada ekspor kali ini mencapai sekitar 200 keping dengan nilai sekitar 2.500 dolar AS.

Menurut dia, perusahaannya secara rutin melakukan ekspor ke sejumlah negara di Eropa. Dalam sebulan, pengiriman dapat dilakukan sebanyak enam hingga tujuh kali dengan nilai setiap ekspor sekitar 2.500 dolar AS, bergantung pada jumlah pesanan.

PT Sri Kandi Aquarium telah berdiri sejak 2011 dan bergerak dalam budi daya karang hias hidup. Hingga kini, perusahaan tersebut telah membudidayakan sekitar 29 jenis koral yang dipasarkan ke berbagai negara.

"Yang menjadi favorit karang hias hidup salah satunya jenis Euphyllia. Kalau pasar kami ekspor ya, ada 20 negara, di antaranya Jerman, Inggris, Prancis, Polandia, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko dan lainnya," kata Ketut.

Sebelum melepas ekspor, Mendag Budi Santoso bersama Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono meninjau langsung fasilitas budi daya karang hias hidup milik PT Sri Kandi Aquarium.

Keduanya juga melihat proses pengepakan koral yang akan dikirim ke luar negeri serta kegiatan transplantasi karang hias sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan budi daya.

Ekspor tersebut sekaligus menunjukkan peluang pengembangan komoditas hasil budi daya laut bernilai ekonomi yang dikelola pelaku usaha daerah untuk menjangkau pasar global.

Editor : Rofiq

Berita Terbaru