JATIMPEDIA, Jakarta - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik kembali mencatat pencapaian penting dengan meraih penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Group (BIG) 40 Awards 2025. JIIPE memenangkan kategori Excellence in Investment Dominance and Strategic Downstreaming, sebuah pengakuan atas kiprahnya sebagai kawasan ekonomi yang mampu menarik investasi besar, khususnya pada sektor hilirisasi industri.
Penghargaan tersebut diterima External Relation and Special Economic Zone Director JIIPE Roro Ayu Yayuk Dwi Hastuti (tengah) mewakili PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) - KEK Gresik (AKR) dari Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi B. Sukamdani dan Direktur Bisnis Hery Trianto.
diberikan kepada KEK Gresik yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS). Kawasan ini dinilai sukses membangun ekosistem industri modern yang terintegrasi, lengkap dengan fasilitas strategis dan berbagai insentif yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi regional Jawa Timur sekaligus mendorong transfer teknologi.
Dalam informasi resmi perusahaan, JIIPE dikembangkan oleh PT BKMS—anak usaha PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA)—dengan total area mencapai 2.167 hektare (ha). Berdasarkan masterplan, kawasan terintegrasi tersebut nantinya akan diperluas menjadi sekitar 3.000 ha, terdiri dari kawasan industri seluas 1.761 ha, pelabuhan 406 ha, serta area residensial dan komersial sekitar 800 ha. Berlokasi di Kabupaten Gresik dan menghadap langsung ke Selat Madura, kawasan ini memiliki keunggulan geografis karena terlindungi oleh Pulau Madura yang berfungsi sebagai natural breakwater, menjadikannya relatif aman dari risiko gempa dan tsunami.
Saat ini KEK Gresik berfokus pada aktivitas industrialisasi di berbagai sektor strategis seperti smelter nikel dan baja, elektronik, petrokimia, hingga energi. Sejumlah perusahaan besar telah berinvestasi di kawasan tersebut, antara lain PT Freeport Indonesia dengan smelter tembaganya; PT Xinyi Glass Indonesia & Xinyi Solar dari China; PT Fertilizer Inti Technology dari Malaysia; produsen roti asal Jepang PT Nippon Sari Roti; serta perusahaan kimia asal Swiss PT Clariant.
KEK Gresik juga menargetkan serapan tenaga kerja mencapai 199.818 orang hingga 2030, yang diharapkan memicu multiplier effect positif bagi masyarakat sekitar. Secara keseluruhan, JIIPE diproyeksikan dapat menarik investasi hingga Rp237,86 triliun saat beroperasi penuh. Untuk tahun 2025, perseroan menargetkan penjualan lahan industri seluas 80–100 ha. Namun, hingga semester I/2025, realisasi penjualan lahan baru mencapai 22 ha atau sekitar 22�ri target.
BIG-40 Awards sendiri merupakan ajang penghargaan yang digelar Harian Bisnis Indonesia untuk memperingati 40 tahun perjalanan media tersebut. Penghargaan ini diberikan kepada 40 tokoh atau entitas yang dinilai berkontribusi besar dalam berbagai bidang, mulai dari ekonomi, bisnis, politik, budaya, hingga lingkungan. Para penerima penghargaan adalah figur-figur dengan prestasi luar biasa, termasuk pengambil kebijakan, pelopor dunia usaha, tokoh pembangunan daerah, profesional, hingga generasi muda berpengaruh.
Dengan penghargaan ini, KEK JIIPE Gresik semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi paling strategis di Indonesia.
Editor : Rizky