Pemkot Surabaya Raih Predikat Unggul IKK Award 2025

JATIMPEDIA, Surabaya -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali meraih penghargaan nasional dengan mendapatkan predikat “Unggul” pada Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Award 2025 yang digelar LAN RI di Novotel Samator Surabaya, Selasa (25/11/2025).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala LAN RI Muhammad Taufiq kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Acara tersebut dihadiri Staf Khusus MenPAN-RB Bidang Pengendalian Mutu Prinsip dan Retrokasi, Tasdik Kinanto, Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Tasdik menegaskan pentingnya IKK dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan layanan publik. “Tujuannya adalah untuk memperbaiki kualitas kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

 Ia menekankan konsistensi waktu pelayanan, kepastian biaya dan perlakuan yang baik kepada masyarakat. “Kalau memang gratis ya digratiskan, jangan mengada-ada pembiayaan,” katanya. 

Tasdik menambahkan pentingnya peningkatan kualitas SDM, karena dalam konteks meritokrasi itu penting. Kepala LAN RI Muhammad Taufiq menjelaskan bahwa IKK Award 2025 selaras dengan Asta Cita Ke-7 Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya penguatan reformasi birokrasi dan pencegahan korupsi.

“Tidak hanya mengukur indeksnya, tapi bagaimana memberikan stimulus agar kebijakan ini bisa mendukung… sesuai sasaran SDG di 2030,” ujarnya.

Ia menyebut partisipasi instansi tahun ini meningkat, mencapai 548 instansi atau 85 persen. “Tahun ini sudah tidak ada lagi instansi yang mengajukan untuk dikecualikan,” katanya.

LAN RI membagi peserta ke dua klaster: Berpartisipasi Secara Penuh (468 instansi) dan Tidak Secara Penuh (80 instansi). Total kebijakan yang diukur mencapai 1.479 kebijakan di 27 sektor.

Nilai rata-rata nasional IKK 2025 adalah 63 poin, dengan 6,41 persen instansi meraih predikat Unggul. Beberapa pemerintah kota yang meraih predikat tersebut adalah Bontang, Cirebon, Denpasar, Malang, Padang, dan Surabaya.

“Bagi yang meraih predikat unggul mempertahankan menjadi tantangan tersendiri,” kata Taufiq. 

Berita Terbaru