Pembiayaan BNI Finance di Semester I-2024 Naik 216 Persen

Reporter : Fitri Handayani

JATIMPEDIA, Jakarta - PT BNI Multifinance (BNI Finance), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang melesat sebesar 216 persen secara tahunan (YoY) dari sebelumnya Rp915 miliar di semester I 2023 menjadi Rp2,89 triliun di semester I 2024.

Melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, Direktur Utama BNI Finance Yenanto Siem mengungkapkan bahwa kinerja positif ini didorong oleh penambahan jaringan yang dilakukan perseroan di 2024.

Baca juga: LPS Jamin 99,99 Persen Simpanan Nasabah Banyuwangi

Ekspansi tersebut, jelas dia, menghasilkan pertumbuhan pembiayaan baru yang signifikan, meskipun market ritel mobil baru mengalami penurunan 15 persen secara YoY di enam bulan pertama tahun ini.

"Saat ini kamibmemiliki 44 kantor cabang di seluruh Indonesia dan akan kembali menambah outlet di semester kedua tahun ini," kata Yenanto.

Selain penambahan cabang, kinerja positif juga ditopang oleh strategi yang dijalankan  dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas pembiayaan.

Hal ini tercermin dari rasio non-rerforming financing (NPF) nett perseroan yang terjaga di level 0,41 persen atau membaik dibandingkan periode sebelumnya dengan NPF nett yang tercatat sebesar 0,98 persen.

Dengan kinerja positif yang ditorehkan perseroan, asetpun naik 240 persen menjadi Rp5,45 triliun di semester I 2024 dari sebelumnya Rp1,60 triliun di semester I 2023. Hal ini, catat perseroan, menjadikan BNI Finance naik kelas menjadi perusahaan multifinance dengan aset di kisaran Rp5-10 triliun.

"Pencapaian BNI Finance ini tidak lepas dari dukungan BNI selaku induk usaha, dealer-dealer rekanan, dan mitra kerja lainnya," ujar Yenanto.

Baca juga: OJK : Aset Industri Keuangan Syariah Capai Rekor Rp3.131 Triliun

Perseroan menyampaikan, BNI Finance optimis dapat terus bertumbuh dan berkontribusi pada kemajuan industri pembiayaan di Indonesia serta berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif dan berkualitas bagi para nasabahnya.

Di akhir semester I 2024, BNI Finance melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah melakukan perubahan susunan komisaris. Ita Tetralastwati secara resmi diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris BNI Finance, menggantikan Agung Turanto, yang diputuskan dalam RUPST pada 24 Juni lalu.

Menurut perseroan, komisaris yang ditunjuk akan efektif bertugas setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi BNI Finance menjadi sebagai berikut:

Baca juga: Hingga Juli, Satgas PASTI IASC Terima 637 Ribu Pengaduan Scam

Dewan Komisaris

Komisaris Utama dan Komisaris Independen: SuhartonoKomisaris: Hari SatrionoKomisaris: Ita Tetralastwati

Dewan Direksi

Direktur Utama: Yenanto SiemDirektur Bisnis: Albertus HenditriantoDirektur Finance, IT dan Operasional: Legendariah.  (raf)

Editor : Fitri Handayani

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru