Pemkab Trenggalek Droping 162 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

JATIMPEDIA, Trenggalek - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, telah menyalurkan 162 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di 11 desa hingga 8 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono di Trenggalek, Minggu, mengatakan, distribusi air dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

"Bantuan air bersih terus kami distribusikan sesuai laporan dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak," kata dia.

Berdasarkan data BPBD Trenggalek per 8 Agustus 2026, kekeringan telah dilaporkan terjadi di 19 desa pada sembilan kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Panggul, Dongko, Tugu, Pogalan, Gandusari, Kampak, Watulimo, Trenggalek dan Bendungan.

Distribusi air yang telah dilakukan BPBD menyasar Desa Nglebeng, Ngrencak, Karangtengah, Besuki, Cakul, Pandean, Banjar, Kertosono, Panggul, Timahan dan Ngulanwetan.

Dari penyaluran tersebut, sedikitnya 4.378 kepala keluarga atau sekitar 13 ribu jiwa telah menerima pasokan air bersih.

BPBD terus memantau perkembangan kondisi di wilayah yang telah melaporkan kekeringan. Penyaluran air akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi sumber air.

"Jika kebutuhan bertambah, distribusi akan kami sesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan," ujarnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk menghemat penggunaan air dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Berita Terbaru

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2

Pasca penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang berlaku sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang operating company PT Telkom …