JATIMPEDIA, Surabaya - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memberangkatkan jamaah calon haji asal Provinsi Bali ke Tanah Suci, Jumat.
Terdata calon haji tertua asal Bali berusia 82 tahun dua bulan, sedangkan termuda berusia 18 tahun tujuh bulan.
Baca juga: Khofifah : Embarkasi Bandara Dhoho Kediri Siap Beroperasi pada 1448 H/2027 Mendatang
Kakanwil Kemenag Komang memastikan seluruh jamaah dalam kondisi prima dan siap menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
"Jamaah kami yang lansia berjumlah 42 orang, 10 orang di antaranya menggunakan kursi roda," ujarnya.
Komang menyebut 10 jamaah yang menggunakan alat bantu kursi roda semata disebabkan faktor usia.
"Tapi semuanya sehat kok. Tidak ada yang masuk kategori berisiko tinggi," ucapnya.
Pemerintah menambah kuota jamaah calon haji dari Provinsi Bali tahun ini sekitar 3 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 658 orang.
Komang mengungkapkan dengan penambahan kuota 3 persen sebenarnya jumlah jamaah yang masuk daftar berangkat ke Tanah Suci tahun ini sebanyak 732 orang.
"Tapi kemudian ada 19 jamaah yang mutasi keluar Provinsi Bali, atau berangkat bersama provinsi lain. Namun, kami juga mendapatkan mutasi dari provinsi lain sebanyak lima jamaah yang masuk Bali," katanya.
Baca juga: Telkomsel Fasilitasi Kemudahan Komunikasi bagi JCH di Asrama Haji Surabaya
Selain itu, Komang menyampaikan ada beberapa jamaah yang menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena suaminya istithoah.
"Terus ada dua jamaah yang meninggal sebelum keberangkatan. Jadi total semuanya jamaah haji kita yang berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi Surabaya hari ini sebanyak 715 orang," tuturnya.
Saat ini terdata sebanyak 17.460 jamaah calon haji di daftar tunggu Provinsi Bali, 1.222 di antaranya lansia.
Menurut Komang, dengan kuota yang diberikan pemerintah sekarang, seluruh jamaah calon haji asal Bali di daftar tunggu tersebut akan terakomodasi berangkat ke Tanah Suci dengan masa tunggu selama 15 tahun. (cin)
Baca juga: Bupati Magetan Lepas Keberangkan 539 Calon Haji ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya
Editor : Satriyo