JATIMPEDIA, Surabaya - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) terus fokus melakukan standarisasi pelayanan di tiap pelabuhan demi meningkatkan produktivitas.
Direktur Utama (Dirut) SPTP Muhammad Adji mengatakan, saat ini holding PT Pelindo ini menangani sebanyak 32 terminal se- Indonesia.
Baca juga: Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif pada Semester I 2026
"Puluhan terminal petikemas yang kami kelola semula memiliki majority level yang berbeda-beda," kata Muhammad Adji.
Menurut dia, progres setelah selama dua tahun lebih dilakukan standarisasi, yang meliputi fasilitas, peralatan, cara kerja, hingga sistemisasi dan lain sebagainya, sebagian terminal telah masuk dalam kategori level pelayanan advance.
Namun lebih dari 50 persen terminal petikemas di bawah pengelolaan SPTP masih sedang ditata level pelayanannya agar menjadi standar.Di antaranya masih dilakukan "planning" atau perencanaan dan kontrol terhadap kapal-kapal yang akan sandar untuk melakukan bongkar muat petikemas di tiap pelabuhan tersebut.Dirut Muhammad Adji mengungkapkan performa terminal petikemas perbedaannya cukup signifikan antara yang dioperasikan berbasis planning and control dengan yang langsung mengeksekusi bongkar muat ketika kapal sandar."Ketika kita mengoperasikan terminal, kalau ada kapal datang jangan langsung diberi tindakan. Harus di-planning dulu bahkan sebelum kontainer itu dari luar datang," katanya.
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Kepung Sampit, Pelindo Bagikan Masker untuk Pekerja dan Warga
"Ketika planning sudah jadi, baru nanti istilahnya real time dari perencanaan itu kita kendalikan," ucapnya.
Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Juli 2026 Naik 11,79 Persen, Ekspor Melonjak 20,54 Persen
Saat ini, meski standarisasi masih belum 100 persen, SPTP menyatakan telah terjadi peningkatan kinerja sejak merger.Tercatat pencapaian kinerja arus petikemas, dari arus domestik dan internasional, sejak 2022 hingga 2024 naik 2,63 persen.Perinciannya sepanjang 2022 sebanyak 11.234.988 Teus. Kemudian sepanjang 2023 sebanyak 11.530.239 Teus. Sementara di 2024, hingga penghujung Maret, sudah mencapai 12.105.122 Teus. Totalnya SPTP telah memberi kontribusi kepada negara sebesar Rp1,51 triliun. (eka)
Editor : Eka Sapto