Pemkab Banyuwangi Gelar Pelatihan Masjid Affiliate untuk Pengurus Takmir

Reporter : Satriyo
Kegiatan pelatihan Masjid Affiliate bagi pengurus masjid atau takmir di Banyuwangi

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi,  mendorong keberadaan masjid untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan mengikutsertakan seratusan pengurus atau takmir masjid dalam pelatihan Masjid Affiliate.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa melalui program itu, masjid yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, didorong tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan umat, dan membantu pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca juga: Sambut Gandrung Sewu 2026, Penumpang Pesawat dan Kereta Disambut Tari Gandrung

"Oleh karena itu, pengelolaan aset dan aktivitas masjid perlu dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi jamaah dan lingkungan sekitarnya," katanya, di Banyuwangi, Kamis.

Ia juga mendorong takmir masjid melibatkan generasi muda dalam kegiatan maupun kepengurusan masjid.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menceritakan pengalamannya saat aktif menjadi pengurus remaja masjid saat tinggal di Jakarta, yang membuat ia memahami potensi besar generasi muda dalam menghidupkan kegiatan masjid.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya anak-anak muda yang mau merelakan waktu dan tenaganya untuk memakmurkan masjid melalui program affiliate ini, pengelolaan masjid kita semakin lebih baik," tuturnya.

Baca juga: Pemkab Banyuwangi Libatkan Santri Mengajar di SD/SMP

Ipuk mengajak para peserta pelatihan menyerap ilmu dari para pemateri yang telah berhasil mengembangkan Masjid Affiliate, kemudian menerapkannya di masjid masing-masing.

"Memakmurkan masjid adalah sunah Rasul, saya berharap pelatihan hari ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan aset masjid untuk kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, sekaligus memakmurkan masjid itu sendiri," kata Bupati Ipuk.

Pelatihan Masjid Affiliate ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemkab Banyuwangi dalam menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai masjid di Banyuwangi, dan juga melibatkan sejumlah ibu-ibu pelaku UMKM.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber muda dari Masjid Affiliate Al Kahfi Bandung, Anggrita Putra Utama dan Muhammad Tristan Azaria.

Konsep Masjid Affiliate menempatkan masjid sebagai pusat solusi bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, salah satu caranya dengan membantu pelaku UMKM di sekitar masjid memasarkan produk melalui jejaring Masjid Affiliate.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru