JATIMPEDIA, Surabaya - Wismilak Filter memperkuat kapabilitas produksi melalui investasi teknologi dan pengembangan produk, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Direktur Wismilak Filter Krisna Tanimihardja mengatakan pengembangan bisnis di industri filter rod membutuhkan pemahaman terhadap dinamika industri dan kebutuhan pelanggan. Penguatan kapabilitas produksi perlu berjalan seiring dengan pengembangan produk yang relevan.
Baca juga: Wismilak Filter Siap Jajal Pasar Eropa dan Kanada
“Dalam industri filter rod, kami melihat pengembangan bisnis sebagai proses yang harus berjalan secara konsisten," kata Krisna di ajang World Tobacco Asia 2026 di Grand City Convex Convention Hall, Surabaya.
Menurutnya, memahami kebutuhan pelanggan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan produk, sementara kapabilitas produksi perlu terus diperkuat agar dapat mendukung kebutuhan tersebut.
"Bagi kami, keduanya merupakan bagian yang saling berkaitan dalam membangun daya saing perusahaan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Salah satu fokus pengembangan perusahaan adalah portofolio produk, termasuk hollow capsule dan superslim double capsule. Pengembangan tersebut ditujukan untuk memperluas pilihan produk sekaligus merespons kebutuhan industri filter rod.
Untuk mendukung pengembangan produk, Wismilak Filter menambah satu unit mesin KDF 6 LEAD sehingga kini mengoperasikan dua unit mesin tipe tersebut. Perusahaan juga menghadirkan mesin KDF NEO dan mesin MLT (Multi Laser Technology).
“Investasi teknologi produksi perlu dilihat sebagai bagian dari strategi bisnis secara menyeluruh. Bukan hanya tentang penambahan fasilitas, tetapi juga bagaimana kapabilitas yang dibangun dapat mendukung pengembangan dan inovasi produk. Karena itu, kami terus mengevaluasi kebutuhan teknologi dan penguatan proses produksi agar perusahaan memiliki kesiapan yang semakin baik dalam menghadapi perkembangan industri,” kata Krisna.
Selain pengembangan produk dan teknologi, perusahaan memperhatikan penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Pada 2026, Wismilak Filter memperoleh EcoVadis Committed Badge dan menjalani audit Sedex SMETA sebagai bagian dari upaya memperhatikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
“Bagi kami, keberlanjutan merupakan bagian dari cara perusahaan membangun bisnis untuk jangka panjang. Penguatan kapabilitas produksi dan pengembangan produk perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab," katanya.
"Kami ingin memastikan bahwa perkembangan perusahaan tidak hanya dilihat dari aspek bisnis, tetapi juga dari konsistensi dalam menjalankan proses dan memenuhi tanggung jawab perusahaan,” tutur Krisna.
Partisipasi Wismilak Filter dalam World Tobacco Asia 2026 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk berinteraksi dengan pelaku industri sekaligus memperkenalkan kapabilitas produksi dan pengembangan produknya.
Sebagai lini usaha PT Wismilak Inti Makmur Tbk, Wismilak Filter mencatatkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 11 persen pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang telah dipublikasikan, penjualan filter perusahaan pada 2025 mencapai Rp1,4 triliun, meningkat 17 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar Rp1,2 triliun. Sementara itu, penjualan pada semester I
Editor : Rizky