Pemkab Blitar Dorong Optimalisasi Irigasi Pompanisasi untuk Dukung Petani

Reporter : Arif
Bupati Blitar Rijanto saat meninjau program irigasi pompanisasi di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon

JATIMPEDIA, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar, terus mendorong pemanfaatan bantuan pompa air melalui program irigasi pompanisasi guna membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan ketersediaan sarana pengairan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi petani. Karena itu, fasilitas yang telah diberikan perlu dimanfaatkan sekaligus dirawat secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca juga: Pemkab Bondowoso Bangun Irigasi Perpompaan di 74 Titik

"Yang terpenting fasilitas ini dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Jangan sampai setelah dibangun justru tidak digunakan secara optimal, karena tujuan utamanya adalah memberikan manfaat bagi petani," kata Rijanto di Blitar, Kamis.

Rijanto sebelumnya telah meninjau langsung pelaksanaan program irigasi pompanisasi di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar. Salah satunya berada di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, yang dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Irigasi pompanisasi tersebut telah digunakan selama sekitar 30 hari. Keberadaan fasilitas itu diharapkan dapat membantu petani menjaga ketersediaan air sehingga aktivitas budi daya pertanian dapat terus berlangsung.

Rijanto juga meminta kelompok tani mengelola dan merawat fasilitas pompanisasi secara bersama-sama. Menurutnya, pengelolaan yang baik diperlukan agar sarana pengairan tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana menjelaskan bahwa bantuan irigasi pompanisasi tersebut dilengkapi pompa berkapasitas tiga inci dengan tenaga empat horse power (HP).

Baca juga: Imigrasi Jawa Timur Serahkan Bantuan untuk 100 Warga Blitar

Pompa tersebut menggunakan daya listrik sebesar 7.500 watt dan dilengkapi dengan tandon berkapasitas 2.200 liter.

"Dengan adanya fasilitas ini, petani memiliki dukungan untuk pengairan. Yang penting pengelolaannya dilakukan dengan baik, termasuk pemeliharaan, sehingga irigasi pompanisasi bisa terus memberikan manfaat," ujar Setiyana.

Ia menambahkan, program irigasi pompanisasi menjadi salah satu bentuk dukungan bagi petani dalam menjaga ketersediaan air di lahan pertanian. Dengan adanya fasilitas tersebut, petani diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan budi daya sekaligus mempertahankan keberlanjutan aktivitas pertanian di Kabupaten Blitar.

Baca juga: Honda Stylo 160 Urban Fest Hadir di Blitar, Padukan Gaya dan Performa

Pada tahap pertama, Kabupaten Blitar menerima 45 unit irigasi pompanisasi dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut kemudian direncanakan bertambah sekitar 50 unit pada tahap kedua.

Dengan tambahan tersebut, total bantuan pompanisasi yang diterima Kabupaten Blitar diperkirakan mencapai sekitar 95 hingga 100 unit.

Pemkab Blitar berharap program tersebut dapat membantu meningkatkan indeks pertanaman, menjaga produktivitas pertanian, serta mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Blitar.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru