Kementerian ESDM Sebut Ada 1 Juta Penyambungan Jargas Baru

Reporter : Ferdian
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan akan ada tambahan jaringan gas bumi (jargas) sebanyak 1 juta sambungan

JATIMPEDIA, Jakarta  -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan akan ada tambahan jaringan gas bumi (jargas) sebanyak 1 juta sambungan rumah tangga untuk mengurangi penggunaan LPG.

“Tahun ini, jargas yang sudah selesai kan 115 ribu (sambungan rumah tangga), itu kan juga salah satu konversi yang berjalan. Lalu, sebentar lagi akan ada juga jargas tambahan 1 juta,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Jakarta, Rabu.

Baca juga: PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi penggunaan LPG, yang nantinya akan berpengaruh terhadap mengurangi beban subsidi untuk LPG 3 kg, serta menekan angka impor LPG.

Selain melalui sambungan jargas, Laode juga menyampaikan pemerintah telah melakukan penataan basis data penerima subsidi selama dua tahun.

 

Basis data tersebut merupakan penyempurnaan dari data yang dimiliki oleh Pertamina dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Baca juga: AMMN Berbalik Cetak Laba 504 Juta Dolar AS pada Semester I 2026

“Disempurnakan lagi nanti dengan data dari kepolisian terkait kendaraan. Nah, itu nanti kami lakukan penataan,” ucap Laode.

Oleh karena itu, lanjut dia, penetapan kuota volume solar bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak berubah apabila dibandingkan dengan tahun lalu. Tujuannya adalah mengoptimalkan penggunaan basis data yang sudah disempurnakan sehingga tidak terjadi penyaluran komoditas bersubsidi yang melebihi kuota subsidi.

“Penetapan volume solar subsidi dan LPG kan tetap sama dengan tahun lalu, agar penataan itu bisa bermanfaat untuk mengendalikan subsidinya,” kata Laode.

Baca juga: Pertamina Gandeng PGN Kembangkan Jargas Sidarjo-Gresik

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menargetkan pembangunan 1 juta jaringan gas (jargas) selesai pada 2028 untuk mendukung swasembada energi.

 

Pembangunan jargas rumah tangga tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru