Kinerja PT AKR Corporindo Tbk Naik: Laba Bersih Kuartal I 2026 Tumbuh, Pendapatan Tembus Rp12,94 Triliun

Reporter : Taufiq
Penjualan lahan di kawasan JIIPE Gresik menopang pertumbuhan kinerja AKR Corporindo

JATIMPEDIA, Surabaya  - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I 2026. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp656,5 miliar, tumbuh 16,15% secara tahunan, seiring lonjakan pendapatan sebesar 26,2%.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan AKRA mencapai Rp12,94 triliun pada akhir kuartal I 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat dari lini perdagangan dan distribusi BBM, jasa logistik, serta kawasan industri JIIPE Gresik.

Baca juga: KEK Gresik Gaet Investasi Rp9,8 Triliun, Jadi Motor Capaian KEK Nasional

Di tengah isu gangguan pasokan minyak global, segmen perdagangan dan distribusi BBM tetap menunjukkan performa tangguh. Pada kuartal I 2026, pendapatan dari lini ini tumbuh 23,6% menjadi Rp11,84 triliun, meskipun beban pokok meningkat 24,8%.

Sementara itu, lini bisnis kawasan industri mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hal ini didukung penjualan lahan di kawasan JIIPE Gresik, yang pada periode sama tahun sebelumnya belum memberikan kontribusi.

Baca juga: JIIPE Gresik Diakui sebagai Kawasan Industri Penggerak Investasi Berkelanjutan

Hingga Maret 2026, pendapatan dari segmen kawasan industri melonjak 3,2 kali lipat menjadi Rp591,13 miliar, atau setara 4,57�ri total pendapatan.

Kinerja positif juga terlihat pada lini jasa logistik yang tumbuh 16,7% menjadi Rp343,29 miliar. Namun, segmen pabrikan zat perekat (adhesive) mengalami penurunan kontribusi sebesar 19% pada periode yang sama.

Baca juga: AKR Corporindo (AKRA) Catat Laba Naik 21% di Semester I-2026

Meski pendapatan meningkat, kenaikan sejumlah beban menyebabkan margin laba bersih sedikit turun dari 5,55% menjadi 5,09% pada kuartal I 2026.

Dari sisi neraca, total aset AKRA hingga akhir Maret 2025 tercatat sebesar Rp37,06 triliun, dengan kas dan setara kas mencapai Rp7,28 triliun serta total liabilitas sebesar Rp20,88 triliun.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru