Pedagang Cangkang Ketupat dan Janur Diserbu Pembeli di Surabaya Jelang Lebaran

Reporter : indri fitria
Pedagang cangkang ketupat di Pasar Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah pedagang cangkang ketupat dan janur di Pasar Wonokromo mulai diserbu pembeli. Peningkatan permintaan ini terlihat jelas sejak beberapa hari terakhir saat warga mulai mempersiapkan kebutuhan Lebaran.

Para pedagang tampak berjajar di kawasan pasar sambil sibuk merangkai janur menjadi cangkang ketupat. Aktivitas ini menjadi pemandangan khas yang selalu muncul setiap menjelang Lebaran.

Baca juga: Wagub Emil Optimistis Kerja Kolektif Perkuat UMKM dan Gerakkan Ekonomi Jatim

Salah satu pedagang, Abdul Halim, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai berjualan sejak H-2 Lebaran. Ia menyebutkan bahwa jumlah pembeli terus meningkat dan dagangannya laris setiap hari.

“Mulai ramai pembeli. Sehari bisa bikin 700 sampai 1.000 cangkang ketupat, dan habis terjual,” ujarnya.

Halim menjual cangkang ketupat dengan harga berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per ikat yang berisi 10 buah. Harga tersebut bergantung pada ukuran serta kualitas janur yang digunakan.

Untuk bahan baku, Halim mengaku mendatangkan janur dari luar kota, seperti Probolinggo dan Banjar.

Baca juga: BI Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Dengan Pendampinga Tiga Pilar

Ia menambahkan, dirinya sudah beberapa tahun berjualan cangkang ketupat, namun hanya saat momen Lebaran. Menurutnya, proses pembuatan cangkang ketupat relatif cepat, terutama bagi yang sudah berpengalaman.

“Kalau sudah bisa, bikinnya cepat. Selain cangkang ketupat, saya juga jual janurnya saja, Rp60 ribu per ikat, isinya banyak,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pembeli bernama Yudha mengaku sengaja membeli cangkang ketupat lebih awal untuk persiapan Lebaran bersama keluarga.

Baca juga: Tekan Inflasi, Pemkot Surabaya Gelar Gerakan Pangan Murah di 31 Kecamatan

“Buat dimasak nanti. Walaupun pengumuman Lebaran masih nunggu sidang isbat, tapi keluarga sudah mulai persiapan dari sekarang,” ujarnya.

Meningkatnya permintaan cangkang ketupat dan janur ini menjadi indikator tradisi Lebaran yang tetap terjaga di tengah masyarakat, khususnya di Kota Surabaya.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru