Sekolah di Sampang Mulai Terapkan Program Ketahanan Pangan

Reporter : Satriyo
Beberapa guru dan siswa saat menerapkan program SIKAP yang merupakan inisiatif Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk ketahanan pangan nasiona

JATIMPEDIA, Sampang - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP).


Informasinya, program tersebut kini sudah diterapkan oleh 754 sekolah negeri dan swasta jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur. Sementara di Kabupaten terdapat empat sekolah yang menjadi percontohan, diantaranya SMA Negeri 1 Torjun, SMA Negeri 1 Omben, SMK Negeri 1 Jrengik dan SMK Negeri 1 Omben.

Baca juga: Wabup Sampang Dorong SPPG Jaga Kualitas Menu Makanan


Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang, Mas'udi Hadiwijaya menyatakan, bahwa sebagai bentuk dukungan atas program yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Timur, maka sekolah di Sampang harus benar-benar memanfaatkan lingkungan sekitar.


"Bisa mengolah tanah kosong, intinya membantu program ketahanan pangan," jelasnya, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra


"Kalau lahannya sempit, bisa membuat hidroponik, atau budidaya ikan. Pokoknya disesuaikan dengan lingkungan yang ada," imbuhnya.


Ia berharap kepada seluruh lembaga sekolah yang berada di bawah naungannya agar memberikan edukasi kepada siswa terkait tujuan program tersebut. "Jadi ada kolaborasi guru dan siswa, jika memang perlu, kolaborasi dengan stakeholder, misalnya dinas pertanian, perikanan dan peternakan," sarannya.

Baca juga: DPRD dan Pemkab Sampang Sahkan KUA-PPAS 2027, Dorong Percepatan Pembangunan


Menurutnya, program SIKAP menjadikan siswa lebih aktif dan produktif karena tidak hanya mendapatkan materi dan teori, melainkan langsung melakukan kegiatan yang bersifat menunjang ketahanan pangan nasional.


"Kami sangat mendukung program ini," pungkasnya.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru