JATIMPEDIA, Gresik — Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, membuka membuka Dekranasda Fest 2025, sebuah ajang yang memadukan kekayaan budaya, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM lokal. Kegiatan ini digelar di Icon Mall Gresik, Jumat (29/8).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan atas terselenggaranya kegiatan ini.
Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari
“Terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungannya. Kita bersama menyaksikan kreasi budaya khas Gresik, mulai dari tenun, batik, songkok, hingga produk-produk UMKM. Semoga acara ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Siapa lagi yang akan memperjuangkan kalau bukan kita sendiri. Sukses untuk Dekranasda, dan sukses untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Gresik,” tutur Bupati Yani.
Dekranasda Fest 2025 hasil kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan para pelaku UMKM lokal serta sejumlah perusahaan.
Ketua Dekranasda Gresik, Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, menjelaskan, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangkitkan semangat dan produktivitas para pelaku UMKM.
Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare
"Kita bisa merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Mulai dari penjahit, pembuat songkok, perajin batik dan songket, hingga desainer dan model, semuanya terlibat aktif. Karya-karya yang ditampilkan mengangkat tema Gresik dan lahir dari potensi lokal. Ini menegaskan bahwa budaya Gresik tak hanya layak dilestarikan, tapi juga mampu bersaing," ujar Ning Nurul, sapaan akrab istri Bupati Yani ini.
Selain pameran produk kerajinan, Dekranasda Fest 2025 juga dimeriahkan dengan sejumlah agenda menarik. Di antaranya pelatihan membuat tas kekinian, lomba peragaan busana antar-OPD, BUMN, BUMD, dan DPRD, hingga pemberian penghargaan bagi para peserta dan pendukung terbaik.
Baca juga: Menko AHY Resmikan Kawasan DAK TPPKT Desa Campurejo Gresik
Festival ini turut melibatkan pelaku usaha, perajin, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, serta komunitas seni budaya, yang bersama-sama mendorong semangat kolaborasi dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal melalui UMKM. (ind)
Editor : indri fitria