Smelting Komitmen Dukung Kemajuan UMKM Kabupaten Gresik

JATIMPEDIA, Gresik – PT Smelting  menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. Sejumlah kegiatan PT Smelting dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Gresik berhasil meraih sejumlah penghargaan.

Hal ini disampaikan oleh Bouman  T. Situmorang, Assistant Department Manager Goverment: External Relations PT Smelting, dalam acara Dialog Inspiratif yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik di Icon Mall, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Menurut Bouman, sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi menjadi kunci utama. “Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci. Dengan dukungan dari berbagai pihak, UMKM di Gresik dapat tumbuh lebih kuat dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat menciptakan dampak nyata bagi pelaku UMKM.  Dukungan PT Smelting terhadap UMKM lokal bukan sekadar retorika. Berikut sejumlah program nyata yang telah dilakukan sebelumnya. Di antaranya mengirim  sebanyak 32 produk UMKM binaan PT Smelting dipamerkan di Osaka dalam Food Expo Japan. Tahun lalu PT Smelting membantu urusan pengiriman dan pendampingan eks­por melalui Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik.

Baca Juga  Batik Gajah Oling, Ekspresi Budaya Tradisional Banyuwangi

Langkah ini didukung dengan koordinasi bersama Pemkab Gresik dan Kedutaan Besar RI di Jepang Produk seperti terasi bubuk dan keripik pisang menarik perhatian buyer internasional, sebagian sudah mulai memancing tawaran bisnis.

Upaya lainnya adalah memberi pelatihan pemasaran digital Bersama UNAIR pada November 2021. Saat itu PT Smelting bekerja sama dengan Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga menggelar pelatihan pemasaran online bagi sekitar 50 pelaku UMKM Gresik. Itu sebagai bentuk CSR agar UMKM siap menghadapi era digital dan berkembang seiring industri besar di sektor tembaga di Kecamatan Manyar.

Kemuidian pada Februari 2024 PT Smelting memfasilitasi promosi produk lokal binaan melalui gerai Rene’o yang ada di Gresik Mall (Gresmall). “Kami menyediakan ruang di Gressmall untuk memamerkan produk UMKM binaannya, sekaligus sebagai toko penjualan produk lokal melalui gerai Rene’o,” ujar Bouman T Situmorang.

Baca Juga  Daop 9 Jember Operasikan KA Mutiara Timur Hadapi Lonjakan Penumpang

Dikatakan, semua upaya itu menjadi bagian dalam pelaksanaan program CSR yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta inovasi lingkungan hidup.

Dengan pendekatan kolaboratif seperti yang disampaikan Bouman, yaitu melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi, UMKM menjadi lebih maju dan berdaya saing. UMKM juga makin kuat karena memiliki kapabilitas produk melalui pendampingan teknis, kualitas, dan pemasaran.

“Kami juga membantu memperluas akses pasar, baik lokal maupun global—seiring pengalaman menembus Jepang. Serta menghasilkan multiplier effect ekonomi bagi masyarakat sekitar dan penguatan ekonomi daerah,” ujar dia.

PT Smelting konsisten menorehkan langkah nyata dalam pemberdayaan UMKM Gresik—mulai dari edukasi digital, fasilitasi ruang promosi, pendampingan ekspor, hingga inovasi lingkungan. “Melalui forum Dialog Inspiratif ini kami menegaskan kembali bahwa kolaborasi adalah fondasi agar pelaku UMKM di Gresik semakin kokoh dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah,” pungkas dia.

Baca Juga  Tahun Ini Pelindo Rampungkan Penerapan Autogate di Seluruh Pelabuhan

Dalam sesi dialog yang dimoderatori Rian Suwanda ini, juga menampilkan paparan dari Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Nila Yani yang mengupas seputar koloborasi untuk meningkatkan UMKM. Adik kandung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini juga memberi paparan seputar pemasaran digital agar produk UMKM tidak hanya dikenal di Kabupaten Gresik, namun juga bisa global ke seluruh dunia melalui pemasaran digital. (ind)