Pemerintahan

Perpadi Jombang Dukung Serapan Gabah Sesuai HPP

JATIMPEDIA, Jombang – Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), Kabupaten Jombang, menyatakan dukungan terhadap langkah Perum BULOG dalam menyerap gabah petani dengan harga sesuai ketetapan pemerintah (HPP) tahun 2025, yakni Rp 6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP).

Ketua Perpadi Jombang, Mochamad Soleh, menegaskan, bahwa pihaknya berkolaborasi dengan BULOG Kantor Cabang Mojokerto guna memastikan petani dapat menjual hasil panennya langsung ke BULOG tanpa harus melewati tengkulak yang kerap menawarkan harga lebih rendah.

“Kami ingin petani mendapatkan harga yang layak dan tidak merugi akibat permainan harga tengkulak,” ujar Mochamad Soleh, Rabu (2/4/2025).

Sementara itu, BULOG Kantor Cabang Mojokerto telah mengedukasi petani mengenai program penyerapan gabah dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Dalam upaya ini, BULOG bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kodim, Koramil, Babinsa, Dinas Pertanian, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di wilayah Jombang.

Baca Juga  Dorong UMKM Ekspor, Pemkab Lumajang Anggarkan Sertifikasi

Berdasarkan data hingga (29/3/2025), BULOG Kancab Mojokerto telah menyerap sekitar 15.795 ton gabah dan beras petani, menjadikannya sebagai salah satu cabang dengan capaian tertinggi di Jawa Timur.

Muhammad Husin, selaku Pimpinan Cabang BULOG, Mojokerto, mengungkapkan bahwa angka tersebut diperoleh dari tiga wilayah yang berada dalam cakupan cabangnya, yakni Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

“Saat ini, rata-rata serapan gabah mencapai 600-800 ton per hari, dengan Kabupaten Jombang menyumbang sekitar 350-400 ton per hari,” ujar Husin.

Ia menambahkan bahwa jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya panen raya di berbagai wilayah. Hingga saat ini, BULOG masih aktif menyerap gabah dari para petani di Jombang.

Baca Juga  Pesan Gubernur Khofifah: Bangun Superteam Jawara AFF U-16

Husin juga menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja sama antara berbagai pihak. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin. “Kami bersama Kodim, Koramil, Babinsa, Dinas Pertanian, PPL, serta Perpadi Jombang terus melakukan pemantauan dan penyerapan gabah, bahkan hingga malam hari setelah panen selesai,” katanya. (sat)