Pemerintah Optimis Industri Hulu Migas Masih Menarik

JATIMPEDIA, Jakarta - Pemerintah meyakini iklim investasi sektor hulu migas Indonesia sudah mulai bergerak ke arah yang positif. Hal ini ditandai sejak beberapa tahun terakhir pemerintah kembali memberikan pilihan kepada perusahaan untuk menggunakan skema cost recovery dalam kontrak bagi hasil migas yang diyakini bisa mendorong daya tarik dan agresifitas pelaku usaha untuk melakukan eksplorasi dan meningkatkan produksi migas.

Koordinator Pengawasan Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Yulianto, menegaskan bahwa eksplorasi migas masih sangat dibutuhkan mengingat kebutuhan energi dalam hal ini energi fosil dalam satu dekade ke depan masih cukup besar. Dengan sumber daya alam migas di Indonesia saat ini, menurut dia, seharusnya Indonesia bisa terhindar dari ancaman krisis energi.

"Saat ini industri migas Indonesia masih menarik di tengah berbagai kendala yang terjadi. Pemerintah juga terus mendorong berbagai perbaikan baik dari sisi regulasi maupun fiscal term agar dapat mengakomodir kebutuhan investor," katanya dalam acara Media Briefing Menuju IPA Convex 2025 dengan judul “Prospektivitas Migas Indonesia untuk Eksplorasi yang Atraktif dan Agresif”, di Jakarta, pekan lalu.

Berita Terbaru