Suzuki e Sky Resmi Meluncur Di Jepang, Mobil Listrik Kei Car Pertama dengan Harga Setara Rp175 Juta

JATIMPEDIA, Jakarta – Suzuki resmi memperkenalkan mobil listrik mungil terbarunya, e Sky, di Jepang. Mobil ini menjadi mobil penumpang kei car listrik murni pertama Suzuki dan akan mulai dijual di Jepang pada 16 November 2026.

Suzuki e Sky mengusung bodi ringkas khas mobil kei dengan konfigurasi empat penumpang. Meski ukurannya kecil, mobil listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 310 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengujian WLTC.

Mobil listrik tersebut dikembangkan dari konsep Vision e-Sky yang diperkenalkan pada 2025. Versi produksinya tetap mempertahankan bentuk lima pintu dan dimensi kompak, tetapi sejumlah bagian seperti lampu, bumper, pelek, gagang pintu, hingga rumah kaca spion didesain ulang untuk menyesuaikan kebutuhan produksi.

Harga Terjangkau Berkat Subsidi

Di Jepang, Suzuki e Sky ditawarkan dalam tiga varian: A, G, dan X. Varian A sebagai model entry-level dibanderol mulai 2.120.000 yen atau sekitar Rp239 juta. Varian G dihargai 2.390.000 yen atau sekitar Rp270 juta, sedangkan varian X sebagai model tertinggi mencapai 2.790.000 yen atau sekitar Rp315 juta.

Namun, konsumen di Jepang berhak mendapatkan subsidi kendaraan listrik dari pemerintah setempat sebesar 568.000 yen atau sekitar Rp64 juta. Dengan subsidi tersebut, harga awal e Sky dapat turun menjadi 1.552.000 yen atau setara Rp175 juta. Angka ini menjadikannya sebagai kei car listrik termurah, lebih murah dibandingkan BYD Racco dan Nissan Sakura.

Spesifikasi dan Performa

Suzuki e Sky menggunakan platform Heartect e dan dibekali e-Axle terbaru yang menggabungkan motor listrik, inverter, serta unit reduksi. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 94 hp atau 70 kW, namun output untuk model spesifikasi Jepang dibatasi menjadi 63 hp atau 47 kW agar sesuai dengan regulasi mobil kei.

Sumber tenaga berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh yang ditempatkan di lantai. Baterai ini diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 310 km berdasarkan pengujian WLTC, dengan konsumsi energi sekitar 97 Wh/km. Sistem pengisian dayanya mendukung pengisian cepat DC 50 kW, sementara untuk pengisian AC 6 kW membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam.

Bobot kendaraan tercatat 1.030 kg dengan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm. Suzuki menyebut e Sky sebagai kei car penumpang listrik paling efisien dengan penggunaan energi mencapai 12 km per satu kWh.

Kabin Praktis dan Opsi Personalisasi

Masuk ke kabin, Suzuki mengutamakan kepraktisan dengan menyediakan sejumlah ruang penyimpanan dan tray pada dasbor. Pengemudi mendapatkan panel instrumen digital, sementara pada varian tertinggi tersedia layar infotainment berukuran 10,1 inci. Panel pengaturan sistem pendingin kabin juga dipisahkan dari layar infotainment sehingga pengoperasiannya lebih mudah.

Untuk konsumen yang ingin membuat tampilan e Sky lebih personal, Suzuki menyediakan dua paket tampilan: Mild Sporty dan Neo Future. Paket Mild Sporty memberikan decal berwarna pink, biru, dan abu-abu pada bodi, serta rumah kaca spion berwarna putih. Sementara paket Neo Future menggunakan kombinasi warna kuning dan hitam.

Rencana Ekspansi ke Eropa

Setelah meluncur di Jepang, Suzuki berencana mengekspor e Sky ke Eropa dan Inggris mulai 2027. Di pasar tersebut, e Sky akan bergabung dengan eVitara dan bersaing di segmen mobil listrik A dengan rival seperti Renault Twingo, Dacia Spring EV, Nissan Pixo, Fiat 500, dan Volkswagen ID. Up.

 

Editor : Taufiq

Berita Terbaru