JATIMPEDIA, Gresik - Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) kembali menjadi rujukan pembelajaran lapangan bagi kalangan akademisi. Kali ini, kawasan industri terintegrasi tersebut menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda) dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai infrastruktur dan konstruksi di kawasan industri modern.
Kunjungan itu menghadirkan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan infrastruktur diterapkan di salah satu kawasan industri strategis nasional.
Dalam sesi pemaparan, Yudi Darjanto, Comdev Manager JIIPE menjelaskan berbagai aspek pengembangan kawasan, mulai dari pembangunan jaringan jalan, sistem utilitas terpadu, pengelolaan kawasan industri, hingga dukungan infrastruktur logistik yang terintegrasi dengan pelabuhan internasional.
Mahasiswa juga diajak meninjau sejumlah fasilitas utama di dalam kawasan untuk memahami penerapan konsep teknik sipil dalam proyek-proyek berskala besar. Melalui observasi lapangan tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai standar konstruksi dan pengelolaan infrastruktur yang mendukung operasional kawasan industri modern.
Sebagai kawasan industri terintegrasi bertaraf internasional, JIIPE memiliki luas sekitar 1.761 hektare yang mencakup kawasan industri, pelabuhan laut dalam (deep seaport), serta kawasan hunian. Konsep pengembangan yang mengintegrasikan ketiga elemen tersebut menjadikan JIIPE sebagai salah satu model pengembangan kawasan industri modern di Indonesia.
Ketua Program Studi Teknik Sipil Unisda Lamongan, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa JIIPE memberikan banyak pembelajaran praktis yang relevan dengan materi perkuliahan, khususnya pada bidang struktur beton dan infrastruktur.
“Mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam pembangunan infrastruktur yang kompleks dan terintegrasi. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai calon insinyur,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran JIIPE sebagai kawasan industri yang tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami perkembangan teknologi konstruksi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Dengan skala pengembangan yang luas dan fasilitas yang lengkap, JIIPE terus menjadi salah satu contoh implementasi pembangunan kawasan industri modern yang menarik untuk dipelajari oleh dunia pendidikan maupun industri.
Editor : Taufiq