JATIMPEDIA, Malang - Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kota Malang resmi menutup rangkaian Kenduri Lawasan QRISMA FEST 2026 melalui Closing Ceremony bertema “Memorabilia QRIS: Dari Tradisi ke Transaksi” di Gedung Kesenian Gajayana.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang sekaligus upaya memperkuat kolaborasi antara pelestarian budaya dan digitalisasi sistem pembayaran.
Acara penutupan diawali penampilan Tari Beskalan Putri Malangan dan ditutup pertunjukan ludruk Genaro Ngalam bertajuk “Ambisi Sambel Trasi”. Dalam kesempatan itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang bersama Pemerintah Kota Malang juga menerima Rekor MURI untuk kategori “Penjualan Jajanan Pasar Varian Terbanyak Menggunakan QRIS”.
Penutupan QRISMA FEST 2026 dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Kepala KPwBI Malang Indra Kuspriyadi, Kepala OJK Malang, jajaran Forkopimda, pimpinan perbankan, organisasi perangkat daerah, hingga masyarakat umum. Total peserta yang hadir mencapai lebih dari 500 orang.
Kepala KPwBI Malang Indra Kuspriyadi mengatakan, QRISMA FEST menjadi momentum memperkuat sinergi antara budaya lokal dan transformasi digital di Kota Malang.
“Kami ingin tradisi tetap lestari, sekaligus mendorong masyarakat semakin akrab dengan transaksi digital,” ujar Indra, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, penguatan penggunaan QRIS di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat digitalisasi ekonomi sekaligus mendukung perkembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai modernisasi dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan Kota Malang yang semakin mbois dan berkelas,” katanya.
Selain seremoni penutupan, QRISMA FEST 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan dan kompetisi. Di antaranya Malang Merchant QRIS Race yang melibatkan 1.120 merchant dari 42 bank dengan total 106.162 transaksi QRIS.
Tak hanya itu, kegiatan lain seperti workshop digitalisasi pembayaran bagi UMKM, lomba Kampung Bersih, Amazing Race pelajar SD, lomba kreasi tumpeng, hingga kompetisi konten promosi wisata heritage Kayutangan turut memeriahkan festival tersebut.
Bank Indonesia Malang menyebut seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 4 hingga 8 Mei 2026 itu diharapkan mampu memperluas penggunaan pembayaran digital di Kota Malang.
Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, OJK, komunitas wisata, dan pelaku usaha dinilai penting untuk memperkuat daya saing UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Rofiq
URL : https://jatimpedia.id/news-16302-qrisma-fest-2026-pecah-kota-malang-raih-rekor-muri-transaksi-qris