Berkat Kinerja Positif K3

SIG Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026

JATIMPEDIA, Jakarta  - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 kategori perusahaan manufaktur dengan predikat Excellent, predikat tertinggi dalam ajang tersebut.

Pencapaian ini tidak terlepas dari keberhasilan SIG dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara konsisten, yang berdampak pada pencapaian zero fatality sepanjang 2025, serta peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas kerja.

Penghargaan diserahkan oleh Managing Director SPOT Corporate Communication (SWA Media Group), Teguh Poeradisastra, kepada General Manager of SHE SIG, Harry Ghautama, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta pada 11 Maret 2026.

Ajang Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 memberikan apresiasi kepada perusahaan dengan kinerja unggul dalam penerapan Health, Safety, and Environment (HSE), tata kelola perusahaan yang baik, serta kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial. Penilaian dilakukan oleh para profesional dan akademisi melalui parameter ketat, mulai dari kepatuhan regulasi, strategi, inovasi HSE, hingga dampak terhadap masyarakat.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjadikan K3 sebagai bagian fundamental dari operasional bisnis.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Insan SIG dalam memperkuat budaya K3. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan implementasi SMK3 demi menjaga keselamatan kerja, melindungi lingkungan, dan memastikan keberlanjutan bisnis,” ujar Vita Mahreyni.

SIG terus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui implementasi Visible Safety Leadership (VSL), yaitu keterlibatan aktif manajemen dalam mengawasi langsung kondisi di lapangan, berdialog dengan pekerja, serta melakukan intervensi terhadap potensi bahaya.

Transformasi juga dilakukan menuju Visible-Felt Safety Leadership (VFSL), di mana kepemimpinan keselamatan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan oleh pekerja. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama terhadap keselamatan kerja.

Inovasi Program K3 SIG
Penerapan K3 di SIG diperkuat melalui berbagai program strategis, antara lain:

Penguatan Corporate Life Saving Rules (CLSR) melalui Safety Golden Rules
Standarisasi pedoman SMK3 dan prosedur Health & Safety
Implementasi Safety Academy untuk peningkatan kompetensi
Digitalisasi pelaporan K3 melalui aplikasi SHESIG
Program SHE Leader’s Talk melalui webinar
Penerapan Contractor Safety Management System (CSMS)
Menurut Vita Mahreyni, budaya K3 di SIG dibangun dari kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama dan kebutuhan utama dalam setiap aktivitas kerja.

Komitmen SIG terhadap Keselamatan dan Keberlanjutan
SIG menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan safety maturity, atau kemampuan dalam mengelola risiko keselamatan ke tingkat yang lebih tinggi. K3 akan terus menjadi nilai utama di seluruh lini operasional perusahaan.

“Kami berkomitmen menjadikan K3 sebagai prioritas utama untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif,” tutup Vita Mahreyni.

Berita Terbaru