JATIMPEDIA, Jakarta - PT Jasamarga Nusantara Tol Regional (JNTR) mencatat lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026, dengan total 2.875.280 kendaraan melintas di seluruh ruas tol yang dikelolanya. Angka ini mencakup pergerakan kendaraan di berbagai tol luar Jawa yang menjadi tulang punggung konektivitas regional
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa volume tersebut terkumpul dalam periode pengamatan 15 hari, yakni dari 11 hingga 25 Maret 2026 (H-10 hingga H+4 Lebaran). "Pencapaian ini merepresentasikan kenaikan sebesar 5,21 persen jika dibandingkan dengan volume harian normal pada periode serupa," jelas Rivan dalam rilis resmi yang diterima kabarbisnis.com, Jumat (27/3/2026).
Analisis per-ruas menunjukkan peningkatan yang sangat beragam, dengan beberapa ruas mengalami lonjakan di atas 100%.
Di Sumatera, Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) dilintasi 278.859 kendaraan, naik 23,19�ri normal. [Peningkatan ini turut didorong oleh mobilitas penumpang udara] Arus menuju Bandara Internasional Kualanamu melalui Gerbang Tol (GT) Kualanamu mencapai 90.145 kendaraan (naik 19,38%), sementara kendaraan dari bandara menuju kota tercatat 84.510 unit (naik 19,87%).
Sementara di Sulawesi, Ruas Tol Manado-Bitung mencatat 103.356 kendaraan (naik 4,84%), dan Ruas Tol Balikpapan-Samarinda justru melonjak 47,78�ngan 231.159 kendaraan.
Lonjakan tertinggi terjadi di Pulau Jawa, tepatnya pada Ruas Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan, yang berfungsi sebagai jalur utama menuju Jogja. Total volume lalu lintasnya mencapai 403.685 kendaraan, melonjak drastis sebesar 101,65%. Arus menuju Yogyakarta via GT Prambanan bahkan naik 101,91% menjadi 206.034 kendaraan.
Menghadapi puncak arus balik, Rivan mengimbau masyarakat memanfaatkan insentif diskon tarif tol sebesar 30%. [Program ini berlaku untuk perjalanan menerus di ruas tol Jasa Marga Group] Diskon khusus berlaku di Ruas Tol Belmera dan MKTT mulai 26 Maret pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Secara umum, Jasa Marga mengingatkan para pemudik untuk melakukan persiapan perjalanan dengan matang. "Pastikan kondisi kendaraan dan pengendara prima, kecukupan BBM, serta saldo e-toll sebelum masuk jalan tol. Patuhi semua rambu dan arahan petugas di lapangan untuk keselamatan bersama," pungkas Rivan.
Editor : Rizky