JATIMPEDIA, Surabaya - PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mendukung hilirisasi ayam terintegrasi dengan terlibat dalam pembangunan Integrated Poultry yang berlokasi di Kebun Dekko, Desa Mappasengka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
"Program ini menjadi bagian dari strategi nasional hilirisasi pangan yang dilaksanakan secara serentak melalui pendanaan Danantara," kata Direktur Utama PT SGN Mahmudi di Surabaya, Selasa.
Dia mengatakan, hilirisasi ayam terintegrasi tersebut dirancang untuk memperkuat sektor peternakan nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Skema pengembangannya mencakup rantai produksi dari hulu hingga hilir mulai dari penyediaan pakan, budidaya ayam, hingga pengolahan hasil ternak.
Pendanaan melalui Danantara diproyeksikan menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi pangan nasional yang melibatkan sinergi BUMN sektor pangan di antaranya PTPN III (Persero) dan PT Berdikari.
Dengan keterlibatan aktif BUMN diharapkan dapat memberikan kepastian usaha bagi peternak mulai dari penyediaan bibit, penguatan rantai pasok, hingga jaminan pemasaran hasil produksi.
"Skema ini diharapkan menciptakan tata niaga yang lebih berimbang dan berkeadilan," katanya.
Melalui program ini, hilirisasi ayam terintegrasi dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan peternak sehingga integrasi rantai produksi diharapkan mampu menekan biaya, memperkuat pasokan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone juga diproyeksikan menjadi model produksi peternakan modern dan berkelanjutan yakni seluruh proses mulai dari pembibitan, penyediaan pakan, budidaya, pengolahan, hingga distribusi berjalan dalam satu sistem terpadu dan efisien.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman berharap program ini tidak hanya menjadi pusat produksi tetapi juga pusat pembelajaran dan pusat pengembangan kapasitas bagi masyarakat sekitar.
"Generasi muda di Bone harus melihat bahwa sektor peternakan adalah sektor yang menjanjikan, modern dan memiliki prospek masa depan yang cerah," ujar Asman.
Editor : Eka Sapto